Nasihat bagi para laki-laki

Senin, 19 Januari 2026

Rasul Petrus menasihati setiap suami untuk menghormati istrinya sebagai ‘bejana yang lebih lemah’. 1Ptr 3:7. Kelemahan seorang perempuan tidak mengacu pada inferioritas jasmani dibandingkan laki-laki, tetapi pada hubungan uniknya dengan sakit bersalin. Hubungan antara kelemahan dan sakit bersalin yang melaluinya sesuatu dilahirkan dan dimultiplikasi, ditunjukkan oleh Yesus. Sebagaimana dicatat oleh rasul Paulus, ‘Karena sekalipun Ia telah disalibkan oleh karena kelemahan, namun Ia hidup karena kuasa Elohim’. 2Kor 13:4. Penyaliban Kristus merupakan peristiwa puncak dari perjalanan sakit bersalin-Nya dari Getsemani, yang melaluinya satu Benih menjadi kumpulan besar benih dalam satu Berkas buah sulung. 1Kor 15:20.

Rasul Paulus menginstruksikan Timotius untuk mengajar laki-laki di mana pun untuk mengambil inisiatif dalam doa, baik di gereja maupun di rumah mereka. Mereka harus berdoa dalam batasan pengudusan mereka, menyerahkan hidup mereka, dan orang-orang yang mereka perhatikan, kepada Kristus. Mereka harus menangani masalah-masalah yang mereka hadapi dalam rumah tangga mereka, dan di dunia, melalui doa, tanpa marah dan tanpa perselisihan. 1Tim 2:8. Inilah implikasi dari penundukan mereka kepada kekepalaan Kristus.

Raja Daud menunjukkan doa seorang laki-laki yang meninggalkan amarah dan keraguan, dan menundukkan dirinya kepada ketuhanan Kristus di tengah tekanan keluarga. Merespons pemberontakan anaknya, Absalom, yang merupakan buah dari dosanya sendiri, Daud berdoa, ‘Ya TUHAN, betapa banyaknya lawanku! Banyak orang yang bangkit menyerang aku; banyak orang yang berkata tentang aku: "Baginya tidak ada pertolongan dari pada Elohim." Tetapi Engkau, TUHAN, adalah perisai yang melindungi aku, Engkaulah kemuliaanku dan yang mengangkat kepalaku. Dengan nyaring aku berseru kepada TUHAN, dan Ia menjawab aku dari gunung-Nya yang kudus.’ Mzm 3:2-5.

Pembelajaran : 1 Timotius 2

Referensi :

1Ptr 3:7
Demikian juga kamu, hai suami-suami, hiduplah bijaksana dengan isterimu, sebagai kaum yang lebih lemah! Hormatilah mereka sebagai teman pewaris dari kasih karunia, yaitu kehidupan, supaya doamu jangan terhalang.

2Kor 13:4
Karena sekalipun Ia telah disalibkan oleh karena kelemahan, namun Ia hidup karena kuasa Elohim. Memang kami adalah lemah di dalam Dia, tetapi kami akan hidup bersama-sama dengan Dia untuk kamu karena kuasa Elohim.

1Kor 15:20
Tetapi yang benar ialah, bahwa Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, sebagai yang sulung dari orang-orang yang telah meninggal.

1Tim 2:8
Oleh karena itu aku ingin, supaya di mana-mana orang laki-laki berdoa dengan menadahkan tangan yang suci, tanpa marah dan tanpa perselisihan.

Mzm 3:2-5
2 Ya TUHAN, betapa banyaknya lawanku! Banyak orang yang bangkit menyerang aku; 3 banyak orang yang berkata tentang aku: "Baginya tidak ada pertolongan dari pada Elohim." Sela 4 Tetapi Engkau, TUHAN, adalah perisai yang melindungi aku, Engkaulah kemuliaanku dan yang mengangkat kepalaku. 5 Dengan nyaring aku berseru kepada TUHAN, dan Ia menjawab aku dari gunung-Nya yang kudus. Sela

Berlangganan

Renungan Harian
Silahkan isi nama lengkap dan alamat email untuk mendapatkan renungan harian dalam bahasa indonesia.
 Renungan Bulan Ini
 Renungan Bulan Lalu