Kita tidak tawar hati
Rabu, 22 Juli 2026
Menyadari bahwa kita menerima hidup kebangkitan Elohim dalam persekutuan penderitaan Kristus setiap hari, rasul Paulus menyatakan, ‘Kami tidak tawar hati’. 2Kor 4:16. Artinya, ketika kita mengalami kesulitan, atau ketika kita ditolak oleh manusia, kita tidak mengundurkan diri dalam ketidakpercayaan dan menjadi tertekan. Kesaksian kita adalah bahwa kita memiliki harta hidup kebangkitan Kristus di dalam tubuh fana kita. Paulus merefleksikan pelayanannya dengan berkata, ‘Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Elohim, bukan dari diri kami. Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak terjepit; kami habis akal, namun tidak putus asa; kami dianiaya, namun tidak ditinggalkan sendirian, kami dihempaskan, namun tidak binasa. Kami senantiasa membawa kematian Yesus di dalam tubuh kami, supaya kehidupan Yesus juga menjadi nyata di dalam tubuh kami.’ 2Kor 4:7-10.
Hidup kebangkitan Kristus menopang dan menguatkan kita dalam kefanaan kita sehingga kita dapat menggenapi kehendak Elohim setiap hari. Hidup kebangkitan Kristus juga meregenerasi manusia batiniah kita. Inilah alasan mengapa kita tidak tawar hati di tengah-tengah penderitaan dan keadaan-keadaan sulit kita. Paulus bersaksi, ‘Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari.’ 2Kor 4:16. Selain itu, hidup kebangkitan Kristus yang meregenerasi manusia batiniah kita juga memperlengkapi kita untuk melayani hidup kebangkitan Kristus yang sama kepada orang lain.
Dalam pasal pertama suratnya, Paulus menyamakan hidup kebangkitan Kristus yang meregenerasi manusia batiniah kita, dengan penghiburan yang kita terima dari Elohim sebagai hasil dari ganjaran-Nya dalam kehidupan kita. Menyoroti bahwa kesaksian kita tentang regenerasi menjadi pelayanan hidup kebangkitan kepada orang lain, Paulus berkata, ‘Terpujilah Elohim, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belas kasihan dan Elohim sumber segala penghiburan, yang menghibur kami dalam segala penderitaan kami, sehingga kami sanggup menghibur mereka, yang berada dalam bermacam-macam penderitaan dengan penghiburan yang kami terima sendiri dari Elohim.’ 2Kor 1:3-4.
Referensi :
Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari.
2Kor 4:7-10
7 Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Elohim, bukan dari diri kami. 8 Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak terjepit; kami habis akal, namun tidak putus asa; 9 kami dianiaya, namun tidak ditinggalkan sendirian, kami dihempaskan, namun tidak binasa. 10 Kami senantiasa membawa kematian Yesus di dalam tubuh kami, supaya kehidupan Yesus juga menjadi nyata di dalam tubuh kami.
2Kor 1:3-4
3 Terpujilah Elohim, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belas kasihan dan Elohim sumber segala penghiburan, 4 yang menghibur kami dalam segala penderitaan kami, sehingga kami sanggup menghibur mereka, yang berada dalam bermacam-macam penderitaan dengan penghiburan yang kami terima sendiri dari Elohim.
