Generasi yang tanpa iman dan sesat

Kamis, 30 April 2026

Ketika sebuah keluarga menolak kebapaan yang menggembalakan dari presbiteri di tangan kanan Kristus, anak-anak mereka menjalani kehidupan, dan di dalam gereja, dalam masalah, karena mereka tidak memiliki Gembala, mereka telah terlatih untuk tidak mengindahkan suara Gembala. Sebagaimana dinyatakan oleh nabi Zakharia, ‘Oleh sebab itu bangsa itu berkeliaran seperti kawanan domba dan menderita sengsara sebab tidak ada gembala.’ Za 10:2. Za 12:2. Kristus sang Gembala bagi mereka hanyalah sumber daya untuk mendukung mereka ketika mereka diajari untuk bersandar pada hukum pikiran mereka sendiri. Oleh karena itu, mereka menjadi mangsa Iblis. 1Ptr 5:8-9.

Laki-laki itu berkata kepada Yesus mengenai roh najis itu, ‘Dan aku telah meminta kepada murid-murid-Mu supaya mereka mengusir roh itu, tetapi mereka tidak dapat.’ Luk 9:40. Yesus merespons dengan mengatakan, ‘Hai kamu angkatan yang tidak percaya dan yang sesat, berapa lama lagi Aku harus tinggal di antara kamu dan sabar terhadap kamu?’ Luk 9:41. Pernyataan Kristus bukanlah suatu ekspresi ketidaksabaran atau kekesalan. Melainkan, itu adalah firman Raja yang menegur generasi yang tidak percaya. Ketidakpercayaan merekalah yang menjadi penyebab kesesatan mereka, karena mereka terus-menerus tersesat dalam hati mereka. Ibr 3:10. Ketidakpercayaan menjadi penyebab tersandungnya murid-murid, dan menjadi alasan tidak memadainya pelayanan mereka. Mat 17:19-20. Murka-Nya menyala terhadap mereka, tetapi hal ini pertama-tama bertujuan untuk meneguhkan mereka dalam iman.

Yesus juga berbicara kepada laki-laki itu sendiri. Jawab-Nya kepada laki-laki itu: ‘Katamu: jika Engkau dapat? (terj. Bhs. Ing. ‘If you can believe’ artinya ‘Jika engkau dapat percaya’) Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!’ Mrk 9:23. Setelah menerima firman ini, ‘segera ayah anak itu berteriak: "Aku percaya. Tolonglah aku yang tidak percaya ini!".’ Mrk 9:24. Yesus kemudian menyuruh laki-laki ini untuk membawa anaknya kepada-Nya. Saat ayah itu mendekati Kristus, iblis itu membantingkan anak laki-laki itu ke tanah dan menggoncang-goncangnya. Seolah-olah roh iblis sedang berusaha memberontak di hadapan Kristus. Raja menegur roh yang tidak taat ini, menyembuhkan anak itu, dan kemudian mengembalikannya kepada ayahnya. Luk 9:42.

Pembelajaran : Lukas 9

Referensi :

Za 10:2
Sebab apa yang dikatakan oleh terafim adalah jahat, dan yang dilihat oleh juru-juru tenung adalah dusta, dan mimpi-mimpi yang disebutkan mereka adalah hampa, serta hiburan yang diberikan mereka adalah kesia-siaan. Oleh sebab itu bangsa itu berkeliaran seperti kawanan domba dan menderita sengsara sebab tidak ada gembala.

Za 12:2
Sesungguhnya Aku membuat Yerusalem menjadi pasu yang menyebabkan segala bangsa di sekeliling menjadi pening; juga Yehuda akan mengalami kesusahan ketika Yerusalem dikepung.

1Ptr 5:8-9
8 Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. 9 Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama.

Luk 9:40-41
40 Dan aku telah meminta kepada murid-murid-Mu supaya mereka mengusir roh itu, tetapi mereka tidak dapat." 41 Maka kata Yesus: "Hai kamu angkatan yang tidak percaya dan yang sesat, berapa lama lagi Aku harus tinggal di antara kamu dan sabar terhadap kamu? Bawa anakmu itu kemari!"

Ibr 3:10
Itulah sebabnya Aku murka kepada angkatan itu, dan berkata: Selalu mereka sesat hati, dan mereka tidak mengenal jalan-Ku.

Mat 17:19-20
19 Kemudian murid-murid Yesus datang dan ketika mereka sendirian dengan Dia, bertanyalah mereka: "Mengapa kami tidak dapat mengusir setan itu?" 20 Ia berkata kepada mereka: "Karena kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, --maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu.

Mrk 9:24
Segera ayah anak itu berteriak: "Aku percaya. Tolonglah aku yang tidak percaya ini!"

Luk 9:42
Dan ketika anak itu mendekati Yesus, setan itu membantingkannya ke tanah dan menggoncang-goncangnya. Tetapi Yesus menegor roh jahat itu dengan keras dan menyembuhkan anak itu, lalu mengembalikannya kepada ayahnya.

Berlangganan

Renungan Harian
Silahkan isi nama lengkap dan alamat email untuk mendapatkan renungan harian dalam bahasa indonesia.
 Renungan Bulan Ini
 Renungan Bulan Lalu