Kasih yang tulus ikhlas akan saudara-saudara
Kamis, 8 Januari 2026
Dalam perkenalan suratnya yang pertama, rasul Petrus menggambarkan motivasi seseorang yang telah dilahirkan kembali dari benih hidup Elohim yang tidak terkorupsi. Dia mengatakan bahwa kita dimotivasi untuk percaya, dan kemudian untuk menaati, firman Elohim, dengan ekspektasi bahwa apa yang Elohim janjikan untuk diberikan kepada Dia, akan Dia lakukan. 1Ptr 1:13-19. Ekspektasi ini menjadi pengharapan kita dan substansi dari iman kita. 1Ptr 1:20-21. Ibr 11:1. Dengan kualitas-kualitas ini kita didefinisikan sebagai orang percaya. Kita menunjukkan bahwa kita adalah orang percaya ketika kita menaati firman Elohim dengan tunduk kepada Roh Kudus saat Dia memimpin kita dan memberikan kepada kita kuasa dan kerinduan untuk menjadi murid Kristus yang taat.
Sebagai anak-anak Elohim, perintah pertama yang kita terima dari Bapa, melalui Kristus, adalah bahwa kita harus memurnikan jiwa kita dari kedagingan dengan menaati kebenaran melalui ketaatan kepada Roh Kudus. Kita memenuhi ketaatan ini melalui bersatu dengan, dan kemudian mengikuti, Roh Kudus. Kerinduan untuk dipimpin oleh Roh ini telah lahir di dalam kita! Rm 8:14. Saat kita berjalan oleh Roh sebagai anak-anak Elohim, kita tidak memenuhi hawa nafsu daging. Gal 5:16. Karena alasan ini, rasul Yohanes menyatakan bahwa ‘semua yang lahir dari Elohim, mengalahkan dunia’. 1Yoh 5:4.
Setiap orang yang lahir dari Elohim, mengasihi. 1Yoh 4:7. Ekspresi kodrat ilahi Elohim inilah yang menjadi alasan kita mengikuti Roh, yang kasih-Nya bagi umat Elohim digambarkan oleh Petrus sebagai ‘kasih persaudaraan (terj. Bhs. Ing. ‘of the brethren’’ artinya ‘akan saudara-saudara’) yang tulus ikhlas (murni)’. 1Ptr 1:22. Perhatikan bahwa kasih yang tulus ikhlas akan saudara-saudara adalah kasih Roh Kudus bagi umat Elohim; itu bukanlah ekspresi kasih kita yang penuh tekad atau bersumber dari diri sendiri bagi orang lain. Untuk mengasihi dengan cara ini, kita harus bersatu dengan persekutuan Roh, di mana kita bertumbuh sebagai anak Elohim sementara kita terus menerima kapasitas ini dari-Nya. Flp 2:1-2.
Referensi :
13 Sebab itu siapkanlah akal budimu, waspadalah dan letakkanlah pengharapanmu seluruhnya atas kasih karunia yang dianugerahkan kepadamu pada waktu penyataan Yesus Kristus. 14 Hiduplah sebagai anak-anak yang taat dan jangan turuti hawa nafsu yang menguasai kamu pada waktu kebodohanmu, 15 tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu, 16 sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus. 17 Dan jika kamu menyebut-Nya Bapa, yaitu Dia yang tanpa memandang muka menghakimi semua orang menurut perbuatannya, maka hendaklah kamu hidup dalam ketakutan selama kamu menumpang di dunia ini. 18 Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, 19 melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat. 20 Ia telah dipilih sebelum dunia dijadikan, tetapi karena kamu baru menyatakan diri-Nya pada zaman akhir. 21 Oleh Dialah kamu percaya kepada Elohim, yang telah membangkitkan Dia dari antara orang mati dan yang telah memuliakan-Nya, sehingga imanmu dan pengharapanmu tertuju kepada Elohim. 22 Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu.
Ibr 11:1
Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.
Rm 8:14
Semua orang, yang dipimpin Roh Elohim, adalah anak Elohim.
Gal 5:16
Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.
1Yoh 5:4
Sebab semua yang lahir dari Elohim, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita.
1Yoh 4:7
Saudara-saudaraku yang kekasih, marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal dari Elohim; dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Elohim dan mengenal Elohim.
Flp 2:1-2
1 Jadi karena dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belas kasihan, 2 karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan,
