Operasi Elohim

Senin, 14 September 2026

Perjalanan tiga hari tiga malam Abraham dan Ishak merupakan simbol dari persembahan Kristus selama tiga hari tiga malam, yang oleh Paulus disebut ‘kerja kuasa (terj. Bhs. Ing. ‘the operation’ artinya ‘operasi’) Elohim [Bapa]’. Kol 2:12. Dalam ‘operasi’ ini, melalui kematian, penguburan, dan kebangkitan-Nya, Anak Manusia menyelesaikan penebusan kita, kelahiran baru kita, dan dimuliakannya kita sebagai anak Elohim. Abraham dan Ishak melakukan perjalanan bersama dalam iman untuk partisipasi mereka dalam operasi ini. Dalam hal ini, kita perhatikan bahwa Ishak memikul kayu untuk persembahan di punggungnya, ketika dia dan ayahnya mendaki Gunung Moria. Kej 22:6. Demikian pula, Yesus memikul kayu salib-Nya ketika Dia, bersama Bapa-Nya, melakukan perjalanan bersama dalam iman untuk persembahan Mereka di Gunung Kalvari. Yoh 19:17.

Setelah Abraham mengikat anaknya di atas mezbah, dan mengulurkan tangannya untuk mengambil pisau, malaikat Tuhan memanggilnya dari sorga. Anak Elohim-lah yang berbicara kepada Abraham, melalui malaikat itu, di puncak Moria. Anak Elohim berbicara atas nama Bapa karena persembahan Abraham adalah untuk Elohim. Dia berkata kepada Abraham, ‘Jangan bunuh anak itu dan jangan kauapa-apakan dia, sebab telah Kuketahui sekarang, bahwa engkau takut akan Elohim, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku.’ Kej 22:12.

Para ahli bahasa Ibrani menyadari ketidakcukupan kata bahasa Inggris ‘know’ (artinya ‘ketahui’) untuk menyampaikan arti pernyataan ini, ‘Sebab telah Kuketahui sekarang, bahwa engkau takut akan Elohim’. Perbandingan terdekat adalah pernyataan bahwa ‘Adam bersetubuh (terj. Bhs. Ing. ‘knew’ artinya ‘mengetahui/mengenal’) dengan Hawa istrinya’. Kej 4:1. Kata tersebut dimaksudkan untuk menggambarkan persekutuan intim yang menghasilkan multiplikasi kehidupan. Pernyataan, ‘Telah Kuketahui sekarang, bahwa engkau takut akan Elohim’, menggambarkan persekutuan iman yang intim antara Anak Elohim dan Abraham. Iman Anak Elohim adalah takut akan Elohim.

Pembelajaran : Kolose 2

Referensi :

Kol 2:12
Karena dengan Dia kamu dikuburkan dalam baptisan, dan di dalam Dia kamu turut dibangkitkan juga oleh kepercayaanmu kepada kerja kuasa Elohim, yang telah membangkitkan Dia dari orang mati.

Kej 22:6
Lalu Abraham mengambil kayu untuk korban bakaran itu dan memikulkannya ke atas bahu Ishak, anaknya, sedang di tangannya dibawanya api dan pisau. Demikianlah keduanya berjalan bersama-sama.

Yoh 19:17
Sambil memikul salib-Nya Ia pergi ke luar ke tempat yang bernama Tempat Tengkorak, dalam bahasa Ibrani: Golgota.

Kej 22:12
Lalu Ia berfirman: "Jangan bunuh anak itu dan jangan kauapa-apakan dia, sebab telah Kuketahui sekarang, bahwa engkau takut akan Elohim, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku."

Kej 4:1
Kemudian manusia itu bersetubuh dengan Hawa, isterinya, dan mengandunglah perempuan itu, lalu melahirkan Kain; maka kata perempuan itu: "Aku telah mendapat seorang anak laki-laki dengan pertolongan TUHAN."

Berlangganan

Renungan Harian
Silahkan isi nama lengkap dan alamat email untuk mendapatkan renungan harian dalam bahasa indonesia.
 Renungan Bulan Ini
 Renungan Bulan Lalu