Murka sang Raja

Senin, 9 Februari 2026

Memberikan kesaksian tentang dimulainya pelayanan ini, setelah Kristus diurapi dengan ketujuh Roh Elohim oleh Roh Kudus, Yohanes Pembaptis menyatakan, ‘Lihatlah Anak domba Elohim, yang menghapus dosa dunia.’ Yoh 1:29. Yohanes mengidentifikasi Yesus sebagai Raja-Anak Domba. Dia juga mengidentifikasi Yesus sebagai Nabi besar dan terakhir; sumber dan substansi dari pelayanan Elia. Yohanes berkata tentang Yesus, ‘Yaitu Dia, yang datang kemudian dari padaku. Membuka tali kasut-Nyapun aku tidak layak’, dan ‘Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil. Siapa yang datang dari atas adalah di atas semuanya.’ Yoh 1:27. Yoh 3:30-31.

Selama pelayanan-Nya di bumi, Yesus, sebagai Raja, mengkonfrontasi berbagai kelompok orang-orang. Murka Kristus ditunjukkan kepada orang-orang ini ketika Dia mengkonfrontasi ketidakpercayaan dan pemberontakan mereka. Misalnya, sebagai respons atas tangisan Maria karena Kristus gagal memenuhi ekspektasinya mengenai kematian saudaranya, Lazarus, Yohanes mencatat bahwa ‘maka masygullah hati-Nya. Ia sangat terharu (terj. Bhs. Ing. ‘He groaned in the spirit and was troubled’ artinya ‘Dia mengerang dalam roh dan gelisah’)’. Yoh 11:33. Banyak penafsir setuju bahwa ini adalah terjemahan yang buruk dari teks Yunani, yang sebenarnya menyampaikan rasa kemarahan, dan bahkan amarah. Misalnya, dalam bukunya Commentary for English Readers (Komentar/Tafsiran untuk Pembaca Berbahasa Inggris), Ellicott mengemukakan bahwa erangan Yesus mengungkapkan ‘peringatan yang tajam, dalam kata-kata kemarahan terhadap seseorang, atau dengan tubuh jasmani yang gemetar, yang sesuai dengan intensitas emosi tersebut’.

Kitab-kitab Injil menceritakan empat kesempatan lain ketika keagungan dan murka Kristus dinyatakan dengan cara yang sama. Ini termasuk teguran kepada murid-murid karena ketidakpercayaan (tanpa iman) dan kesesatan mereka, yang tersingkap oleh ketidakmampuan mereka untuk menyembuhkan anak laki-laki yang ditindas oleh roh jahat (Mrk 9:14-27); menegur orang-orang yang melarang anak-anak datang kepada-Nya (Mat 19:13-15); menegur orang-orang Farisi karena kekerasan hati mereka sehubungan dengan penyembuhan orang yang tangannya lumpuh (Mrk 3:1-6); dan mengusir para pedagang dan penukar uang dari bait suci yang menghalangi akses orang-orang bukan Yahudi ke rumah doa (Yoh 2:13-17).

Pembelajaran : Yohanes 2

Referensi :

Yoh 1:29
Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: "Lihatlah Anak domba Elohim, yang menghapus dosa dunia.

Yoh 1:27
Yaitu Dia, yang datang kemudian dari padaku. Membuka tali kasut-Nyapun aku tidak layak.

Yoh 3:30-31
30 Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil. 31 Siapa yang datang dari atas adalah di atas semuanya; siapa yang berasal dari bumi, termasuk pada bumi dan berkata-kata dalam bahasa bumi. Siapa yang datang dari sorga adalah di atas semuanya.

Yoh 11:33
Ketika Yesus melihat Maria menangis dan juga orang-orang Yahudi yang datang bersama-sama dia, maka masygullah hati-Nya. Ia sangat terharu dan berkata:

Mrk 9:14-27
14 Ketika Yesus, Petrus, Yakobus dan Yohanes kembali pada murid-murid lain, mereka melihat orang banyak mengerumuni murid-murid itu, dan beberapa ahli Taurat sedang mempersoalkan sesuatu dengan mereka. 15 Pada waktu orang banyak itu melihat Yesus, tercenganglah mereka semua dan bergegas menyambut Dia. 16 Lalu Yesus bertanya kepada mereka: "Apa yang kamu persoalkan dengan mereka?" 17 Kata seorang dari orang banyak itu: "Guru, anakku ini kubawa kepada-Mu, karena ia kerasukan roh yang membisukan dia. 18 Dan setiap kali roh itu menyerang dia, roh itu membantingkannya ke tanah; lalu mulutnya berbusa, giginya bekertakan dan tubuhnya menjadi kejang. Aku sudah meminta kepada murid-murid-Mu, supaya mereka mengusir roh itu, tetapi mereka tidak dapat." 19 Maka kata Yesus kepada mereka: "Hai kamu angkatan yang tidak percaya, berapa lama lagi Aku harus tinggal di antara kamu? Berapa lama lagi Aku harus sabar terhadap kamu? Bawalah anak itu ke mari!" 20 Lalu mereka membawanya kepada-Nya. Waktu roh itu melihat Yesus, anak itu segera digoncang-goncangnya, dan anak itu terpelanting ke tanah dan terguling-guling, sedang mulutnya berbusa. 21 Lalu Yesus bertanya kepada ayah anak itu: "Sudah berapa lama ia mengalami ini?" Jawabnya: "Sejak masa kecilnya. 22 Dan seringkali roh itu menyeretnya ke dalam api ataupun ke dalam air untuk membinasakannya. Sebab itu jika Engkau dapat berbuat sesuatu, tolonglah kami dan kasihanilah kami." 23 Jawab Yesus: "Katamu: jika Engkau dapat? Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!" 24 Segera ayah anak itu berteriak: "Aku percaya. Tolonglah aku yang tidak percaya ini!" 25 Ketika Yesus melihat orang banyak makin datang berkerumun, Ia menegor roh jahat itu dengan keras, kata-Nya: "Hai kau roh yang menyebabkan orang menjadi bisu dan tuli, Aku memerintahkan engkau, keluarlah dari pada anak ini dan jangan memasukinya lagi!" 26 Lalu keluarlah roh itu sambil berteriak dan menggoncang-goncang anak itu dengan hebatnya. Anak itu kelihatannya seperti orang mati, sehingga banyak orang yang berkata: "Ia sudah mati." 27 Tetapi Yesus memegang tangan anak itu dan membangunkannya, lalu ia bangkit sendiri.

Mat 19:13-15
13 Lalu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia meletakkan tangan-Nya atas mereka dan mendoakan mereka; akan tetapi murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu. 14 Tetapi Yesus berkata: "Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga." 15 Lalu Ia meletakkan tangan-Nya atas mereka dan kemudian Ia berangkat dari situ.

Mrk 3:1-6
1 Kemudian Yesus masuk lagi ke rumah ibadat. Di situ ada seorang yang mati sebelah tangannya. 2 Mereka mengamat-amati Yesus, kalau-kalau Ia menyembuhkan orang itu pada hari Sabat, supaya mereka dapat mempersalahkan Dia. 3 Kata Yesus kepada orang yang mati sebelah tangannya itu: "Mari, berdirilah di tengah!" 4 Kemudian kata-Nya kepada mereka: "Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat, berbuat baik atau berbuat jahat, menyelamatkan nyawa orang atau membunuh orang?" Tetapi mereka itu diam saja. 5 Ia berdukacita karena kedegilan mereka dan dengan marah Ia memandang sekeliling-Nya kepada mereka lalu Ia berkata kepada orang itu: "Ulurkanlah tanganmu!" Dan ia mengulurkannya, maka sembuhlah tangannya itu. Lalu keluarlah orang-orang Farisi dan segera bersekongkol dengan orang-orang Herodian untuk membunuh Dia.

Yoh 2:13-17
13 Ketika hari raya Paskah orang Yahudi sudah dekat, Yesus berangkat ke Yerusalem.
14 Dalam Bait Suci didapati-Nya pedagang-pedagang lembu, kambing domba dan merpati, dan penukar-penukar uang duduk di situ. 15 Ia membuat cambuk dari tali lalu mengusir mereka semua dari Bait Suci dengan semua kambing domba dan lembu mereka; uang penukar-penukar dihamburkan-Nya ke tanah dan meja-meja mereka dibalikkan-Nya. 16 Kepada pedagang-pedagang merpati Ia berkata: "Ambil semuanya ini dari sini, jangan kamu membuat rumah Bapa-Ku menjadi tempat berjualan." 17 Maka teringatlah murid-murid-Nya, bahwa ada tertulis: "Cinta untuk rumah-Mu menghanguskan Aku."

Berlangganan

Renungan Harian
Silahkan isi nama lengkap dan alamat email untuk mendapatkan renungan harian dalam bahasa indonesia.
 Renungan Bulan Ini
 Renungan Bulan Lalu