Tuhan atas orang-orang mati dan orang-orang hidup
Sabtu, 9 Mei 2026
Ketika firman salib diproklamirkan, Tuhan pertama-tama menyatakan, ‘Kamu bukanlah umat-Ku’. Dengan tunduk pada Roh kasih karunia dan permohonan yang menyertai firman itu, seorang pendengar pertama-tama menyadari bahwa mereka, dengan ‘manusia lama’ mereka, disalibkan dan dikutuk bersama Kristus. Karena itu, mereka menyatakan, ‘Engkau benar berkata, aku bukan salah satu umat Elohim’. Cara berpikir lama mereka kini dipakukan, bersama dengan Hukum (Taurat), di kayu salib bersama Kristus. Jelaslah, firman salib mulai meresap ke telinga mereka, seperti yang terjadi pada pencuri yang bertobat yang disalibkan bersama Kristus di Kalvari.
Seseorang yang telah menerima iluminasi yang luar biasa ini berseru kepada Sang Raja. Mereka telah menjadi orang yang takut akan Elohim, memanggil Kristus, ‘Tuhan yang mulia’, yang disalibkan bersama mereka. 1Kor 2:8. Hal penting untuk diperhatikan, bagi mereka Dia adalah ‘Tuhan atas orang-orang mati’. Rm 14:9. Inilah iluminasi dan pengakuan dari pencuri yang bertobat itu.
Seseorang yang mengakui Kristus sebagai Tuhan atas orang-orang mati, mengakui pekerjaan Kristus sebagai ‘Kambing Hitam’. Mereka bukanlah umat Elohim karena mereka dibawa keluar bersama Kambing Hitam ke lautan segala lupa Elohim. Begitu seseorang mengakui hal ini, mereka meminta Tuhan untuk mengingat mereka. Luk 23:42. Seseorang hanya dapat meminta hal ini ketika mereka menyadari perbedaan antara kematian mereka bersama Kristus sebagai Kambing Hitam dan kematian-Nya sebagai ‘kambing Tuhan’. Pernyataan ‘ingatlah aku’ adalah permintaan untuk penebusan sejati melalui persekutuan dalam kematian-Nya. Melalui kematian-Nya, Kristus membinasakan maut. Melalui persembahan, Dia mengosongkan sampai titik akhir semua pemberontakan dan ketidakpercayaan, membawa dosa dan maut ke tempat segala lupa di mana semua itu tidak lagi memiliki substansi dan kuasa!
Ingatan menjadi penerimaan kita akan rekonsiliasi ketika Kristus menjawab, ‘Sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus.’ Luk 23:43. Inilah tempat persekutuan kasih yang semula di pohon kehidupan. Why 2:7. Di sanalah, di tempat di mana kita bukanlah umat Elohim, Tuhan berkata, ‘[Kamu adalah] Anak-anak Elohim yang hidup.’ Hos 1:10. Kristus kini telah menjadi ‘Tuhan atas orang-orang hidup’ bagi kita. Rm 14:9.
Referensi :
Tidak ada dari penguasa dunia ini yang mengenalnya, sebab kalau sekiranya mereka mengenalnya, mereka tidak menyalibkan Tuhan yang mulia.
Rm 14:9
Sebab untuk itulah Kristus telah mati dan hidup kembali, supaya Ia menjadi Tuhan, baik atas orang-orang mati, maupun atas orang-orang hidup.
Luk 23:42-43
42 Lalu ia berkata: "Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja."
43 Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus."
Why 2:7
Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat: Barangsiapa menang, dia akan Kuberi makan dari pohon kehidupan yang ada di Taman Firdaus Elohim."
Hos 1:10
Tetapi kelak, jumlah orang Israel akan seperti pasir laut, yang tidak dapat ditakar dan tidak dapat dihitung. Dan di tempat di mana dikatakan kepada mereka: "Kamu ini bukanlah umat-Ku," akan dikatakan kepada mereka: "Anak-anak Elohim yang hidup."
