Kapasitas untuk persekutuan
Jumat, 2 Januari 2026
Saat kita berjalan dalam terang firman, yang adalah benih untuk ditabur dan roti untuk dimakan, kita bersekutu dengan Tuhan dan satu sama lain, dan kita secara progresif dinyatakan sebagai ciptaan baru. Bukti dari mengambil bagian dari roti ini dan berpartisipasi dalam cawan adalah kita menunjukkan substansi dari kematian, penguburan, dan kebangkitan Kristus. Secara praktis, kita sedang berubah dari satu tingkat kemuliaan kepada tingkat kemuliaan yang lain. Selain itu, kita sedang menemukan reformasi dalam pernikahan dan rumah tangga kita sebagai bagian dari mempelai perempuan Kristus, yang berasal dari Kristus.
Jelas, partisipasi dalam perjamuan agape sangat penting bagi persekutuan kita dalam persembahan Yahweh yang melaluinya kita akan memperoleh tubuh rohani kita pada hari kebangkitan. Karena alasan inilah rasul Paulus menasihati kita semua, dengan mengatakan, ‘Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik. Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.’ Ibr 10:24-25.
Kita dapat berpartisipasi dalam perjamuan agape Bapa, dan melakukan perjalanan bersama Kristus dalam persekutuan persembahan Yahweh, karena baptisan ke dalam Roh Kudus. Roh Kudus memberi kita kapasitas tujuh Roh, yang diperlukan untuk partisipasi kita dalam syafaat dan sakit bersalin persekutuan doa Yahweh. Inilah konteks perhentian dan penyegaran yang kita masuki sebagai orang-orang yang lahir dari Elohim dan diteguhkan dalam komunitas mempelai perempuan Kristus, Yerusalem Baru.
Perhentian yang telah kita masuki, diekspresikan melalui bahasa doa yang kita terima dari Roh Kudus. Paulus menggambarkan doa dengan kapasitas Roh sebagai ‘erangan-erangan’ yang terlalu dalam untuk dipahami. Rm 8:26. Melalui bahasa roh, kita berpartisipasi dalam syafaat dan sakit bersalin persekutuan doa Yahweh.
Referensi :
24 Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik. 25 Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.
Rm 8:26
Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Elohim dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.
