Iman untuk partisipasi
Rabu, 16 September 2026
Ishak, dalam tipe/gambaran, dilahirkan kembali dari kematian oleh iman Elohim Bapa, yang diterima dan ditunjukkan oleh Abraham. Dalam hal ini, kedua bapa tersebut bersatu dalam satu iman di dalam persekutuan Yahweh. Inilah iman untuk banyak anak Elohim dilahirkan dari kematian di dalam Kristus, yang iman-Nya untuk mempersembahkan diri-Nya telah ditunjukkan oleh Ishak. Bapa dan Abraham percaya bahwa hidup kita sebagai anak akan terwujud dalam kebangkitan Kristus. Saat kita menerima iman Anak Elohim untuk persekutuan kita dalam persembahan-Nya, kita dibangkitkan sebagai anak Elohim dan anak Abraham. Gal 3:29. Kita adalah ahli waris dari janji yang mulia yang diberikan kepada Abraham dan Benihnya, Kristus. Gal 3:16.
Untuk memahami prinsip menyatakan ini, baik iman Anak maupun Bapa, akan sangat membantu jika kita mengetahui bahwa pewahyuan Yesus Kristus sebagai Anak Domba Elohim dinyatakan oleh malaikat Tuhan kepada Abraham di Gunung Moria, dengan cara yang sama seperti pewahyuan Yesus Kristus dinyatakan oleh malaikat Tuhan kepada rasul Yohanes di pulau Patmos. Karena firman dinyatakan kepadanya di Gunung Moria, Abraham menjadi partisipan dalam penggenapan kehendak Elohim melalui persembahan Yesus Kristus di Gunung Kalvari.
Setelah Abraham mempersembahkan domba jantan, yang melambangkan Kristus sebagai Anak Domba Elohim, malaikat Tuhan memanggilnya untuk kedua kalinya dari sorga. Sekali lagi, Anak Elohim-lah yang berbicara kepada Abraham, melalui malaikat, atas nama Bapa. Diskusi Elohim – yang adalah firman Bapa, Anak, dan Roh Kudus sejak sebelum dunia dijadikan – diteguhkan oleh sumpah Elohim yang tidak dapat berubah, yang menjamin penggenapan Perjanjian Kekal yang telah Dia adakan dengan Abraham. Ibr 6:17-18. Inilah sunat yang sesungguhnya. Keturunan Abraham harus menyunat anak-anak mereka dalam iman untuk berpartisipasi dalam realitas perjanjian ini.
Referensi :
Dan jikalau kamu adalah milik Kristus, maka kamu juga adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Elohim.
Gal 3:16
Adapun kepada Abraham diucapkan segala janji itu dan kepada keturunannya. Tidak dikatakan "kepada keturunan-keturunannya" seolah-olah dimaksud banyak orang, tetapi hanya satu orang: "dan kepada keturunanmu", yaitu Kristus.
Ibr 6:17-18
17 Karena itu, untuk lebih meyakinkan mereka yang berhak menerima janji itu akan kepastian putusan-Nya, Elohim telah mengikat diri-Nya dengan sumpah, 18 supaya oleh dua kenyataan yang tidak berubah-ubah, tentang mana Elohim tidak mungkin berdusta, kita yang mencari perlindungan, beroleh dorongan yang kuat untuk menjangkau pengharapan yang terletak di depan kita.
