Karena kita memiliki pelayanan ini
Rabu, 15 Juli 2026
Dalam suratnya yang kedua kepada jemaat Korintus, rasul Paulus menggambarkan natur pelayanannya sebagai utusan dalam tangan kanan Kristus. Dia berkata, ‘Oleh kemurahan Elohim kami telah menerima pelayanan ini (terj. Bhs. Ing. ‘Therefore, since we have this ministry, as we have received mercy’ artinya ‘Oleh karena itu, karena kami memiliki pelayanan ini, sebagaimana kami telah menerima kemurahan’). Karena itu kami tidak tawar hati. Tetapi kami menolak (meninggalkan) segala perbuatan tersembunyi yang memalukan; kami tidak berlaku licik dan tidak memalsukan firman Elohim (terj. Bhs. Ing. ‘handling the word of God deceitfully’ artinya ‘menggunakan firman Elohim dengan tipu daya’). Sebaliknya kami menyatakan kebenaran dan dengan demikian kami menyerahkan diri kami untuk dipertimbangkan oleh semua orang di hadapan Elohim.’ 2Kor 4:2. Pernyataan ini merupakan rangkuman yang bermanfaat dari kesaksian Paulus sebagai utusan yang telah diutus oleh Roh Kudus untuk mendirikan gereja-gereja kaki dian. Ini harus menjadi kesaksian setiap utusan di tangan kanan Kristus dan setiap keluarga percaya yang merupakan bagian dari gereja kaki dian.
Ketika rasul Paulus menyatakan, ‘Karena kami memiliki pelayanan ini’, dia mengacu pada pelayanan Roh yang telah dia gambarkan sebelumnya dalam tiga pasal pertama suratnya. Dalam pasal ketiga dari suratnya, Paulus secara spesifik membandingkan pelayanan Perjanjian Hukum dengan pelayanan Perjanjian Baru. Dia menggambarkan Perjanjian Hukum sebagai pelayanan hukum tertulis yang telah tertulis di atas loh batu. Patut diperhatikan, pelayanan Perjanjian Hukum memang memiliki tingkat kemuliaan tertentu, meskipun kemuliaan itu sementara. 2Kor 3:10. Bagi orang-orang yang menaati Hukum, hal itu menghasilkan berkat Tuhan atas hidup mereka sendiri, keluarga mereka, dan pekerjaan tangan mereka. Berkat Tuhan termasuk penyembuhan jasmani, kesejahteraan emosional, dan kemakmuran materi.
Dalam hal ini, Perjanjian Hukum itu mulia. Akan tetapi, kemuliaan itu hanya sementara karena berkatnya terbatas pada kehidupan ini. Perjanjian itu tidak memiliki kapasitas untuk menyunat dan meregenerasi hati manusia. Dan juga tidak memiliki kapasitas untuk memberikan hidup kekal.
Referensi :
Tetapi kami menolak segala perbuatan tersembunyi yang memalukan; kami tidak berlaku licik dan tidak memalsukan firman Elohim. Sebaliknya kami menyatakan kebenaran dan dengan demikian kami menyerahkan diri kami untuk dipertimbangkan oleh semua orang di hadapan Elohim.
2Kor 3:10
Sebenarnya apa yang dahulu dianggap mulia, jika dibandingkan dengan kemuliaan yang mengatasi segala sesuatu ini, sama sekali tidak mempunyai arti.
