Mengakui Kristus di hadapan manusia

Selasa, 7 April 2026

Kerelaan kita untuk mengakui kesalahan kita satu sama lain akan menjadi buah yang pasti dari aplikasi firman dan akan diekspresikan dalam pernikahan kita, rumah kita, dan dalam lingkungan relasional dalam gereja. Dalam konteks-konteks ini, kita dapat saling mendoakan dan memperoleh kesembuhan dan kasih karunia untuk perjalanan ziarah kita bersama dalam persekutuan persembahan dan penderitaan Kristus. 1Yoh 1:7.

Sebagaimana kita harus mengakui kesalahan kita, kita juga harus mengakui ketaatan kita, atau kebenaran kita. Ini adalah ‘pengakuan yang baik’ yang kita bagikan sebagai orang-orang yang telah dijadikan Kristus sebagai raja-raja dan imam-imam bagi Elohim Bapa. Why 1:6. Ini adalah ekspresi seorang percaya yang tidak lagi menjadi bagian dari kerajaan kegelapan, tetapi yang telah diserahkan kepada kerajaan terang sebagai anak Elohim. Kol 1:13. Paulus menjelaskan bahwa Yesus membuat pengakuan yang sama ini di hadapan Pontius Pilatus, demikian, ‘Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal. Untuk itulah engkau telah dipanggil dan telah engkau ikrarkan ikrar yang benar (terj. Bhs. Ing. ‘confessed the good confession’ artinya ‘memberikan pengakuan yang baik’) di depan banyak saksi. Di hadapan Elohim yang memberikan hidup kepada segala sesuatu dan di hadapan Kristus Yesus yang telah mengikrarkan ikrar yang benar (terj. Bhs. Ing. ‘confessed the good confession’ artinya ‘memberikan pengakuan yang baik’) itu juga di muka Pontius Pilatus, kuserukan kepadamu: Turutilah perintah ini, dengan tidak bercacat dan tidak bercela, hingga pada saat Tuhan kita Yesus Kristus menyatakan diri-Nya.’ 1Tim 6:12-14.

Dengan mengakui kesalahan kita satu sama lain, dan juga membuat ‘pengakuan yang baik’ melalui ketaatan iman, kita mengakui Kristus di hadapan manusia. Ini karena Kristus adalah substansi dari pertobatan dan ketaatan kita. Menekankan pentingnya pengakuan, Yesus sendiri berkata, ‘Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di sorga. Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di sorga.’ Mat 10:32-33.

Pembelajaran : Matius 10

Referensi :

1Yoh 1:7
Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa.

Why 1:6
Dan yang telah membuat kita menjadi suatu kerajaan, menjadi imam-imam bagi Elohim, Bapa-Nya, --bagi Dialah kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya. Amin.

Kol 1:13
Ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang kekasih.

1Tim 6:12-14
12 Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal. Untuk itulah engkau telah dipanggil dan telah engkau ikrarkan ikrar yang benar di depan banyak saksi. 13 Di hadapan Elohim yang memberikan hidup kepada segala sesuatu dan di hadapan Kristus Yesus yang telah mengikrarkan ikrar yang benar itu juga di muka Pontius Pilatus, kuserukan kepadamu: 14 Turutilah perintah ini, dengan tidak bercacat dan tidak bercela, hingga pada saat Tuhan kita Yesus Kristus menyatakan diri-Nya,

Mat 10:32-33
32 Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di sorga. 33 Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di sorga."

Berlangganan

Renungan Harian
Silahkan isi nama lengkap dan alamat email untuk mendapatkan renungan harian dalam bahasa indonesia.
 Renungan Bulan Ini
 Renungan Bulan Lalu