Roh Izebel
Rabu, 21 Januari 2026
Suatu ekspresi khusus dari roh ketidaktaatan adalah roh Izebel. Roh ini nyata dalam gereja ketika istri seorang pemimpin, yang telah merebut otoritas suaminya di rumah mereka, lancang membawa arahan dan memberikan instruksi dalam gereja. Yesus menegor presbiteri di Tiatira karena membiarkan seorang perempuan yang disebut Izebel mengajar dan menyesatkan hamba-hamba-Nya melalui perkataan yang tidak dikuduskan ini. Menyatakan diri sebagai seorang nabiah, ‘injil’ alternatifnya mempromosikan diterimanya percampuran dalam keluarga-keluarga dan dalam gereja dengan kedok kasih Kristen. Itu bukanlah ‘roti kemurnian dan kebenaran’ yang merupakan bagian dari Hari Raya Paskah yang sejati, tetapi merupakan makanan yang sepenuhnya berbeda; itu adalah berita yang merayakan kebenaran diri, kecanggihan, dan penyembahan berhala. Why 2:20. 1Kor 5:8-9.
Izebel menyukai proyeksi gaya keibuannya sendiri. Gambar dirinya sendiri bukanlah kesalehan; gambar dirinya sendiri itu merupakan bagian dari roh percabulan. Kristus menyampaikan firman kepadanya melalui para utusan-Nya dan, dalam kemurahan, memberinya waktu untuk bertobat. Akan tetapi, dia tidak bertobat. Di bawah penghakiman Kristus, dia menjadi sakit secara jasmani. Banyak bencana lain menimpanya dan menimpa orang-orang yang mempertahankan sikap dan pendapat yang sama. Akhirnya, anak-anaknya meninggalkan Kristus dan mati di bawah penghakiman Elohim. Why 2:20-23.
Izebel bukanlah seorang perempuan yang beriman. Suaminya juga telah lalai dalam hal iman, dan bersalah atas dampak merusak dari pengaruh istrinya di dalam rumah dan gereja. Iman hanya datang melalui pendengaran akan firman Elohim; dan firman ini tidak berasal dari perempuan. Rm 10:17. 1Tim 2:11-12. Iman adalah karunia yang datang bersama firman Elohim melalui aturan kekepalaan, dan itu memampukan ketaatan. Iman memberi kita kebebasan untuk memilih mempercayai firman kebenaran. Menyertai pilihan ini adalah kapasitas untuk melihat kehendak Elohim terwujud saat kita melakukan pekerjaan-pekerjaan yang telah Kristus selesaikan bagi kita melalui perjalanan persembahan dan penderitaan-Nya.
Referensi :
Tetapi Aku mencela engkau, karena engkau membiarkan wanita Izebel, yang menyebut dirinya nabiah, mengajar dan menyesatkan hamba-hamba-Ku supaya berbuat zinah dan makan persembahan-persembahan berhala.
1Kor 5:8-9
8 Karena itu marilah kita berpesta, bukan dengan ragi yang lama, bukan pula dengan ragi keburukan dan kejahatan, tetapi dengan roti yang tidak beragi, yaitu kemurnian dan kebenaran. 9 Dalam suratku telah kutuliskan kepadamu, supaya kamu jangan bergaul dengan orang-orang cabul.
Why 2:20-23
20 Tetapi Aku mencela engkau, karena engkau membiarkan wanita Izebel, yang menyebut dirinya nabiah, mengajar dan menyesatkan hamba-hamba-Ku supaya berbuat zinah dan makan persembahan-persembahan berhala. 21 Dan Aku telah memberikan dia waktu untuk bertobat, tetapi ia tidak mau bertobat dari zinahnya. 22 Lihatlah, Aku akan melemparkan dia ke atas ranjang orang sakit dan mereka yang berbuat zinah dengan dia akan Kulemparkan ke dalam kesukaran besar, jika mereka tidak bertobat dari perbuatan-perbuatan perempuan itu. 23 Dan anak-anaknya akan Kumatikan dan semua jemaat akan mengetahui, bahwa Akulah yang menguji batin dan hati orang, dan bahwa Aku akan membalaskan kepada kamu setiap orang menurut perbuatannya.
Rm 10:17
Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.
1Tim 2:11-12
11 Seharusnyalah perempuan berdiam diri dan menerima ajaran dengan patuh. 12 Aku tidak mengizinkan perempuan mengajar dan juga tidak mengizinkannya memerintah laki-laki; hendaklah ia berdiam diri.
