Jalan pengertian
Jumat, 16 Januari 2026
Setelah membahas budaya mengenai perempuan Kristen dan, khususnya, perilaku istri yang percaya, Petrus kemudian memperhatikan percakapan dan perilaku suami yang percaya. Dia mengarahkan mereka, demikian, ‘Demikian juga kamu, hai suami-suami, hiduplah bijaksana dengan isterimu (terj. Bhs. Ing. ‘dwell with them with understanding’ artinya ‘tinggallah bersama mereka dengan pengertian’), sebagai kaum (terj. Bhs. Ing. ‘vessel’ artinya ‘bejana’) yang lebih lemah! Hormatilah mereka sebagai teman pewaris dari kasih karunia, yaitu kehidupan, supaya doamu jangan terhalang.’ 1Ptr 3:7.
‘Berdiam dengan pengertian’ tidak berarti seorang suami merendahkan istrinya atau menggantikan perannya. Melainkan, itu berarti seorang suami memberikan dirinya untuk bertemu dan berelasi dengan istrinya oleh persembahan. Kita tahu ini karena perjalanan persembahan Kristus disebut, dalam Kitab Suci, ‘jalan pengertian’. Ams 21:16. Yes 40:14. Persembahan adalah tindakan kasih yang ditunjukkan dengan menyerahkan hidup seseorang untuk menyatakan yang lain. Seorang laki-laki menyerahkan hidupnya dalam persembahan bagi istrinya sebagai bejana kekepalaan. Bagaimana seorang laki-laki Kristen melakukan ini?
Menjelaskan kasih yang seharusnya dimiliki seorang laki-laki untuk istrinya, Paulus berkata, ‘Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat (terj. Bhs. Ing. ‘church’ artinya ‘gereja’) dan telah menyerahkan diri-Nya baginya … Demikian juga suami harus mengasihi isterinya sama seperti tubuhnya sendiri: Siapa yang mengasihi isterinya mengasihi dirinya sendiri. Sebab tidak pernah orang membenci tubuhnya sendiri, tetapi mengasuhnya dan merawatinya, sama seperti Kristus terhadap jemaat (terj. Bhs. Ing. ‘church’ artinya ‘gereja’).’ Ef 5:25,28-29. Seorang laki-laki memelihara dirinya sendiri dengan menerima dan memakan roti yang turun dari sorga. Luk 4:4. Permintaan setiap hari untuk roti ini adalah fokus utama doa seorang laki-laki. Mat 6:11. Sebagai kepala dari istrinya, dia kemudian merawat dan memelihara istrinya saat mereka, bersama-sama, dengan penuh kesungguhan memperhatikan firman kebenaran masa kini dan implikasinya bagi pernikahan dan rumah tangga mereka. Dengan demikian, firman Tuhan ditetapkan sebagai agenda rumah.
Referensi :
Demikian juga kamu, hai suami-suami, hiduplah bijaksana dengan isterimu, sebagai kaum yang lebih lemah! Hormatilah mereka sebagai teman pewaris dari kasih karunia, yaitu kehidupan, supaya doamu jangan terhalang.
Ams 21:16
Orang yang menyimpang dari jalan akal budi akan berhenti di tempat arwah-arwah berkumpul.
Yes 40:14
Kepada siapa TUHAN meminta nasihat untuk mendapat pengertian, dan siapa yang mengajar TUHAN untuk menjalankan keadilan, atau siapa mengajar Dia pengetahuan dan memberi Dia petunjuk supaya Ia bertindak dengan pengertian?
Ef 5:25,28-29
25 Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya. 28 Demikian juga suami harus mengasihi isterinya sama seperti tubuhnya sendiri: Siapa yang mengasihi isterinya mengasihi dirinya sendiri. 29 Sebab tidak pernah orang membenci tubuhnya sendiri, tetapi mengasuhnya dan merawatinya, sama seperti Kristus terhadap jemaat.
Luk 4:4
Jawab Yesus kepadanya: "Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja."
Mat 6:11
Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya.
