Pelayanan publik dan dari rumah ke rumah

Rabu, 26 Agustus 2026

Paulus menghabiskan tiga bulan memproklamirkan injil Elohim di rumah ibadat Efesus. Berbeda dengan pelayanan Apolos, yang dengan menggunakan Kitab Suci membuktikan bahwa Yesus adalah Kristus, fokus pelayanan Paulus adalah memproklamirkan kerajaan Elohim. Kis 19:8. Paulus memproklamirkan injil tentang anak. Pelayanan Paulus memiliki dampak yang mempolarisasi atas orang-orang yang menjadi bagian dari rumah ibadat di situ. Beberapa orang percaya dan menjadi murid-muridnya. Akan tetapi, ada juga yang mengeraskan hati mereka dan tidak percaya. Ketika mereka mulai secara publik mengumpat ‘Jalan’ itu, Paulus meninggalkan mereka dan membawa murid-murid bersamanya dari rumah ibadat tersebut.

Kemudian Paulus mulai mengajar di ruang kuliah (sekolah) Tiranus. Kis 19:9. Kita tahu bahwa dia melakukan ini selama dua tahun penuh. Kis 19:10. Kemungkinan besar seorang percaya bernama Tiranus mengizinkan Paulus menggunakan gedung sekolahnya. Pertama-tama, gedung sekolah menggantikan rumah ibadat Yahudi sebagai konteks pelayanan publik Paulus. Paulus mengajar setiap hari di sekolah Tiranus dengan cara yang sama seperti para rasul mengajar setiap hari di Serambi Salomo. Akan tetapi, kita tahu bahwa Paulus juga mengajar dari rumah ke rumah. Ketika Paulus kemudian memanggil presbiteri Efesus ke Miletus, Paulus merefleksikan, ‘Sungguhpun demikian aku tidak pernah melalaikan apa yang berguna bagi kamu. Semua kuberitakan dan kuajarkan kepada kamu, baik di muka umum (publik) maupun dalam perkumpulan-perkumpulan di rumah kamu (dari rumah ke rumah).’ Kis 20:20.

Selain pelayanan publiknya, Paulus mungkin telah menggunakan ruang kelas lain di sekolah Tiranus untuk pemuridan rumah-rumah yang layak. Tentu saja, dia juga mengunjungi dan tinggal di banyak rumah-rumah di wilayah Efesus. Terlepas dari apakah pengajaran tersebut berlangsung di rumah-rumah ataupun di sekolah, Paulus menunjukkan inisiatif pemuridan terhadap rumah-rumah yang layak. Kita dapat menyamakan inisiatif pemuridan Paulus terhadap rumah-rumah yang layak di Efesus dengan kelopak pada awal cabang baru dari kaki dian. Dia mencari murid-murid dari rumah-rumah yang layak yang dapat bersatu dengan persekutuan presbiteri di wilayah tersebut.

Pembelajaran : Kisah Para Rasul 20

Referensi :

Kis 19:8-10
8 Selama tiga bulan Paulus mengunjungi rumah ibadat di situ dan mengajar dengan berani. Oleh pemberitaannya ia berusaha meyakinkan mereka tentang Kerajaan Elohim. 9 Tetapi ada beberapa orang yang tegar hatinya. Mereka tidak mau diyakinkan, malahan mengumpat Jalan Tuhan di depan orang banyak. Karena itu Paulus meninggalkan mereka dan memisahkan murid-muridnya dari mereka, dan setiap hari berbicara di ruang kuliah Tiranus. 10 Hal ini dilakukannya dua tahun lamanya, sehingga semua penduduk Asia mendengar firman Tuhan, baik orang Yahudi maupun orang Yunani.

Kis 20:20
Sungguhpun demikian aku tidak pernah melalaikan apa yang berguna bagi kamu. Semua kuberitakan dan kuajarkan kepada kamu, baik di muka umum maupun dalam perkumpulan-perkumpulan di rumah kamu.

Berlangganan

Renungan Harian
Silahkan isi nama lengkap dan alamat email untuk mendapatkan renungan harian dalam bahasa indonesia.
 Renungan Bulan Ini
 Renungan Bulan Lalu