Waktunya sudah dekat
Senin, 12 Oktober 2026
Rumah damai sejahtera adalah rumah tangga yang telah disatukan kepada persekutuan Yahweh, melalui pelayanan para utusan Kristus. 1Yoh 1:4. Kita diingatkan bahwa Yesus berkata kepada kedua belas murid-Nya, ‘Jika mereka layak menerimanya, salammu (terj. Bhs. Ing. ‘your peace’ artinya ‘damai sejahteramu’) itu turun ke atasnya’. Mat 10:13. Rumah damai sejahtera akan menjadi tempat persekutuan. Rumah tersebut ditandai oleh adanya persekutuan antara suami dan istri, persekutuan antara orang tua dan anak-anak, persekutuan dengan presbiteri, dan persekutuan dengan rumah-rumah lainnya di dalam gereja.
Pada musim kedua kali ini, Tuhan menekankan bahwa presbiteri harus bertumbuh dari rumah-rumah damai sejahtera. Rasul Paulus berkata kepada Timotius, ‘Jikalau seorang tidak tahu mengepalai (terj. Bhs. Ing. ‘how to lead’ artinya ‘bagaimana memimpin’) keluarganya sendiri, bagaimanakah ia dapat mengurus jemaat Elohim?’ 1Tim 3:5. Ini tidak berarti bahwa seorang pemimpin tidak akan memiliki masalah dalam rumahnya sendiri. Akan tetapi, setiap pemimpin seharusnya memiliki pengakuan dan kesaksian yang mudah dan terbuka di dalam presbiteri tentang dampak penyucian dan proses firman dalam hidupnya sendiri, pernikahannya, dan rumah tangganya.
Penting untuk dipahami bahwa ketika firman diberitakan untuk kedua kalinya, itu berarti waktu penggenapannya sudah dekat. Ada banyak contoh mengenai prinsip ini di dalam Kitab Suci. Misalnya, firman nubuat mengenai pemerintahan Yusuf tidak digenapi pada masa pertama kali kehidupan dan pelayanannya. Sebaliknya, dia dijual oleh saudara-saudaranya kepada para pedagang budak yang sedang dalam perjalanan menuju Mesir. Masa pertama kali dari firman tersebut membawa Yusuf memasuki suatu fase penderitaan di Mesir, yang merupakan gambaran dunia.
Pemazmur menggambarkan pelajaran kunci yang kita pelajari dari Yusuf ketika dia berkata, ‘Sampai saat firman-Nya sudah genap, dan janji TUHAN membenarkannya (terj. Bhs. Ing. ‘the word of the Lord tested him’ artinya ‘firman Tuhan mengujinya’).’ Mzm 105:19. Ini adalah prinsip yang penting. Firman Tuhan selalu memiliki waktu yang telah ditetapkan untuk digenapi.
Referensi :
Dan semuanya ini kami tuliskan kepada kamu, supaya sukacita kami menjadi sempurna.
Mat 10:13
Jika mereka layak menerimanya, salammu itu turun ke atasnya, jika tidak, salammu itu kembali kepadamu.
1Tim 3:5
Jikalau seorang tidak tahu mengepalai keluarganya sendiri, bagaimanakah ia dapat mengurus Jemaat Elohim?
Mzm 105:19
Sampai saat firman-Nya sudah genap, dan janji TUHAN membenarkannya.
