Berhala di dalam hati

Jumat, 19 Juni 2026

Interaksi Paulus dengan orang-orang Yahudi di Korintus menunjukkan bahwa orang yang benar berpaling dari kebenaran mereka kepada kejahatan dengan menolak firman kebenaran masa kini. Dengan demikian, mereka tersandung pada Kristus dan gagal dibangun di atas Dia. Rasul Petrus menjelaskan bahwa inilah implikasi dari ketidaktaatan terhadap firman yang mengalir keluar, dengan menulis, ‘Mereka tersandung padanya, karena mereka tidak taat kepada Firman Elohim; dan untuk itu mereka juga telah disediakan’. 1Ptr 2:8.

Karena seorang penjaga, atau utusan, memiliki tanggung jawab untuk memproklamirkan firman kebenaran masa kini kepada orang benar dan orang jahat, dan untuk memperingatkan mereka tentang penghakiman Elohim atas ketidaktaatan mereka, mereka tidak boleh terlibat dengan, atau menjawab, orang-orang yang meminta nasihat sambil datang dengan berhala di dalam hati mereka. Seseorang, dan khususnya seorang anggota presbiteri, mendekati para utusan Kristus dalam presbiteri dan gereja ‘dengan berhala di dalam hati mereka’ ketika mereka mencari peneguhan atau validasi untuk inisiatif mereka yang menyimpang dari ekspresi dan implikasi firman kebenaran masa kini. Mereka melakukan ini untuk memelihara proyeksi-proyeksi agamawi atau pelayanan mereka.

Tuhan memperingatkan Yehezkiel tentang alternatif terhadap persekutuan dalam Roh dan kebenaran ini ketika beberapa tua-tua Israel datang kepadanya dan duduk di hadapannya. Tuhan berkata kepada Yehezkiel, ‘Hai anak manusia, orang-orang ini menjunjung berhala-berhala mereka dalam hatinya dan menempatkan di hadapan mereka batu sandungan, yang menjatuhkan mereka ke dalam kesalahan. Apakah Aku mau mereka meminta petunjuk dari pada-Ku?’ Yeh 14:3. Memperingatkan Yehezkiel tentang implikasi dari menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, Tuhan berkata, ‘Jikalau nabi itu membiarkan dirinya tergoda dengan mengatakan suatu ucapan--Aku, TUHAN yang menggoda nabi itu--maka Aku akan mengacungkan tangan-Ku melawan dia dan memunahkannya dari tengah-tengah umat-Ku Israel. Mereka akan menanggung kesalahannya sendiri, baik yang meminta petunjuk maupun nabi,’ Yeh 14:9-10. Paulus lolos dari penghukuman ini.

Pembelajaran : 1 Korintus 10

Referensi :

1Ptr 2:8
Mereka tersandung padanya, karena mereka tidak taat kepada Firman Elohim; dan untuk itu mereka juga telah disediakan.

Yeh 14:3
Hai anak manusia, orang-orang ini menjunjung berhala-berhala mereka dalam hatinya dan menempatkan di hadapan mereka batu sandungan, yang menjatuhkan mereka ke dalam kesalahan. Apakah Aku mau mereka meminta petunjuk dari pada-Ku?

Yeh 14:9-10
9 Jikalau nabi itu membiarkan dirinya tergoda dengan mengatakan suatu ucapan--Aku, TUHAN yang menggoda nabi itu--maka Aku akan mengacungkan tangan-Ku melawan dia dan memunahkannya dari tengah-tengah umat-Ku Israel. 10 Mereka akan menanggung kesalahannya sendiri, baik yang meminta petunjuk maupun nabi.

Berlangganan

Renungan Harian
Silahkan isi nama lengkap dan alamat email untuk mendapatkan renungan harian dalam bahasa indonesia.
 Renungan Bulan Ini
 Renungan Bulan Lalu