Penghinaan pertama

Selasa, 3 November 2026

Ketika Lusifer berdosa, Tuhan melemparkan dia keluar dari gunung Elohim sebagai ‘yang cemar’. Yeh 28:16. Iblis telah ‘jatuh ke bumi’, Tuhan memberitakan, ‘Ke dalam dunia orang mati [neraka] engkau diturunkan, ke tempat yang paling dalam di liang kubur’. Yes 14:12, 15. Poinnya adalah bahwa kebinasaan Iblis di bagian terdalam neraka adalah pasti, meskipun, sebelum hari penghakiman, dia dan banyak malaikatnya dapat mengembara di bumi. Tetapi, tidaklah demikian untuk sejumlah malaikat lainnya, seperti yang rasul Petrus catat, ‘Sebab jikalau Elohim tidak menyayangkan malaikat-malaikat yang berbuat dosa tetapi melemparkan mereka ke dalam neraka dan dengan demikian menyerahkannya ke dalam gua-gua yang gelap (terj. Bhs. Ing. ‘chains of darkness’ artinya ‘rantai-rantai kegelapan’) untuk menyimpan mereka sampai hari penghakiman’. 2Ptr 2:4. Patut dicatat, pertama-tama, neraka adalah tempat penahanan dalam persiapan untuk penghakiman para malaikat kejatuhan. Ini terjadi sebelum penciptaan Adam dan perempuan itu.

Penghinaan pertama yang diarahkan kepada Elohim, diekspresikan oleh Iblis ketika dia menyangkal Bapa dengan menyiratkan bahwa Bapa bertindak dari inisiatif-Nya sendiri, terlepas dari persekutuan Yahweh. Iblis berkata kepada perempuan itu, ‘Tentulah Elohim berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?’ Kej 3:1. Kita tentu tahu bahwa Tuhan Elohim (Yahweh Elohim), berkomunikasi dari persekutuan, di mana Ia mengatakan bahwa jika manusia memakan buah dari pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat, mereka akan mati. Kej 2:16-17. Iblis kemudian menghina Bapa lebih jauh lagi dengan mempertanyakan motif-Nya, ketika ia berkata kepada perempuan itu, ‘Sekali-kali kamu tidak akan mati, tetapi Elohim mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Elohim, tahu tentang yang baik dan yang jahat.’ Kej 3:4-5. Dia menyiratkan bahwa Elohim dengan tipu daya menyembunyikan sesuatu dari perempuan itu dan, dengan cara ini, membatasi potensinya.

Pembelajaran : Kejadian 3

Referensi :

Yeh 28:16
Dengan dagangmu yang besar engkau penuh dengan kekerasan dan engkau berbuat dosa. Maka Kubuangkan engkau dari gunung Elohim dan kerub yang berjaga membinasakan engkau dari tengah batu-batu yang bercahaya.

Yes 14:12, 15
12 "Wah, engkau sudah jatuh dari langit, hai Bintang Timur, putera Fajar, engkau sudah dipecahkan dan jatuh ke bumi, hai yang mengalahkan bangsa-bangsa! 15 Sebaliknya, ke dalam dunia orang mati engkau diturunkan, ke tempat yang paling dalam di liang kubur.

2Ptr 2:4
Sebab jikalau Elohim tidak menyayangkan malaikat-malaikat yang berbuat dosa tetapi melemparkan mereka ke dalam neraka dan dengan demikian menyerahkannya ke dalam gua-gua yang gelap untuk menyimpan mereka sampai hari penghakiman; '

Kej 3:1
Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Elohim. Ular itu berkata kepada perempuan itu: "Tentulah Elohim berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?"

Kej 2:16-17
16 Lalu TUHAN Elohim memberi perintah ini kepada manusia: "Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas, 17 tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati."

Kej 3:4-5
4 Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: "Sekali-kali kamu tidak akan mati,
5 tetapi Elohim mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Elohim, tahu tentang yang baik dan yang jahat."

Berlangganan

Renungan Harian
Silahkan isi nama lengkap dan alamat email untuk mendapatkan renungan harian dalam bahasa indonesia.
 Renungan Bulan Ini
 Renungan Bulan Lalu