Perjanjian pernikahan
Rabu, 4 Februari 2026
Pewahyuan yang dibukakan tentang baptisan ke dalam nama Bapa, nama Anak, dan nama Roh Kudus telah memfokuskan perbedaan antara perjanjian pernikahan dan perjanjian rumah.
Perjanjian pernikahan, yang dimaksud Elohim, hanya dimungkinkan dengan menerima bagian dari Roh dari Bapa. Seperti yang dinyatakan oleh nabi Maleakhi, ‘Bukankah Elohim [Bapa] yang Esa menjadikan mereka daging dan roh (terj. Bhs. Ing. ‘make them one, having a remnant of the Spirit’ artinya ‘menjadikan mereka satu, dengan memiliki bagian dari Roh’)? Dan apakah yang dikehendaki kesatuan itu? Keturunan ilahi!’ Mal 2:15. Bagian dari Roh merupakan instrumen Bapa untuk membuat dua individu menjadi satu daging dan satu Roh, karena pernikahan adalah lembaga/institusi kudus-Nya yang Dia kasihi. Ini merupakan ekspresi-Nya dari tujuh Roh, oleh Roh Kudus, sehubungan dengan pernikahan. Mal 2:11.
Kesatuan dari pasangan yang percaya melalui bagian dari Roh Bapa ini memampukan persembahan dan menjadikan perjanjian pernikahan mereka benar-benar unik. Oleh karena alasan inilah orang bijak, Salomo, berkata bahwa ‘jalan seorang laki-laki dengan seorang gadis’ terlalu ajaib baginya dan di luar pengertiannya. Ams 30:18-19. Kesatuan seorang laki-laki dengan seorang perempuan oleh perjanjian, melalui bagian dari Roh Bapa, menetapkan kekepalaan dalam pernikahan.
Pasangan suami istri adalah suatu unit prokreasi di dalam sebuah rumah, yang menghasilkan buah bagi Elohim. Dalam hal ini, meskipun jelas terhubung, penting untuk membedakan ‘perjanjian pernikahan’ dari ‘perjanjian rumah’. Dengan kata lain, pernikahan di dalam sebuah rumah beroperasi oleh dua ekspresi kekepalaan yang berbeda. Dalam pernikahan, seorang laki-laki melaksanakan kekepalaan terhadap istrinya. Di dalam rumah, kekepalaan Kristus dilaksanakan terhadap laki-laki, perempuan, dan setiap anak, sehubungan dengan pekerjaan dan ekspresi mereka sebagai anak Elohim. Ini karena Kristus menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan dari setiap hari, yang menjadi milik nama dan hidup sebagai anak dari setiap orang dalam sebuah rumah tangga.
Referensi :
Bukankah Elohim yang Esa menjadikan mereka daging dan roh? Dan apakah yang dikehendaki kesatuan itu? Keturunan ilahi! Jadi jagalah dirimu! Dan janganlah orang tidak setia terhadap isteri dari masa mudanya.
Mal 2:11
Yehuda berkhianat, dan perbuatan keji dilakukan di Israel dan di Yerusalem, sebab Yehuda telah menajiskan tempat kudus yang dikasihi TUHAN dan telah menjadi suami anak perempuan allah asing.
Ams 30:18-19
18 Ada tiga hal yang mengherankan aku, bahkan, ada empat hal yang tidak kumengerti: 19 jalan rajawali di udara, jalan ular di atas cadas, jalan kapal di tengah-tengah laut, dan jalan seorang laki-laki dengan seorang gadis.
