Percaya untuk memasuki perhentian
Selasa, 31 Maret 2026
Menyoroti pentingnya bagaimana kita mendengar dan merespons firman kebenaran masa kini yang dilayani di dalam dan dari presbiteri, Paulus berkata, ‘Sebab kita yang beriman (terj. Bhs. Ing. ‘believed’ artinya ‘percaya’), akan masuk ke tempat perhentian.’ Ibr 4:3. Percaya adalah buah dari iman, yang diterima melalui mendengar dan menerima perintah-perintah Kristus sang Raja. 2Kor 4:13. Rm 10:17. Ketaatan relasional kita, yang melaluinya kemuliaan Bapa, Anak, dan Roh Kudus dinyatakan, adalah bukti dari iman. Ini karena iman adalah substansi dari kemuliaan yang kita harapkan. Ibr 11:1. Kol 1:27.
Pelayanan kita sebagai pekerja-pekerja adalah firman yang mengalir keluar. Inilah firman iman. Ini bukanlah pengejaran tanpa akhir akan pengetahuan agamawi dan mistis untuk menemukan diri kita melalui pembicaraan atau melalui pemberitaan. Firman adalah substansi baik di sini maupun sekarang. Firman adalah pelita bagi kaki kita dan terang bagi jalan kita. Mzm 119:105. Jika kita menerima firman dengan cara ini, kita akan bersekutu satu sama lain, karena rasul Yohanes berkata, ‘Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa.’ 1Yoh 1:7.
Dalam persekutuan, dan dari persekutuan, kita melayani satu sama lain dan memberi nasihat. Hidup dengan cara ini adalah budaya perhentian yang menjadi milik kerajaan Elohim. Memberi dan menerima dalam persekutuan ini adalah bagaimana kita ‘menjaga dengan rajin’ agar kita tidak kehilangan kasih karunia Elohim. Indikasi bahwa seseorang kehilangan kasih karunia Elohim adalah akar yang pahit dan ketidakpuasan yang timbul di dalam hati mereka, yang menimbulkan masalah dan pencemaran. Ibr 12:15.
Referensi :
Sebab kita yang beriman, akan masuk ke tempat perhentian seperti yang Ia katakan: "Sehingga Aku bersumpah dalam murka-Ku: Mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Ku," sekalipun pekerjaan-Nya sudah selesai sejak dunia dijadikan.
2Kor 4:13
Namun karena kami memiliki roh iman yang sama, seperti ada tertulis: "Aku percaya, sebab itu aku berkata-kata", maka kami juga percaya dan sebab itu kami juga berkata-kata.
Rm 10:17
Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.
Ibr 11:1
Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.
Kol 1:27
Kepada mereka Elohim mau memberitahukan, betapa kaya dan mulianya rahasia itu di antara bangsa-bangsa lain, yaitu: Kristus ada di tengah-tengah kamu, Kristus yang adalah pengharapan akan kemuliaan!
Mzm 119:105
Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.
1Yoh 1:7
Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa.
Ibr 12:15
Jagalah supaya jangan ada seorangpun menjauhkan diri dari kasih karunia Elohim, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang.
