Hikmat dan pengertian
Selasa, 6 Oktober 2026
Instruksi hikmat memampukan kita untuk mengenali jalan yang lebih mulia dalam ziarah kita. Yang perlu diperhatikan, fokus dari pemuridan kita adalah mempelajari apa artinya tinggal dalam persekutuan Bapa, Anak, dan Roh Kudus. Persekutuan inilah Kerajaan Elohim. Saat kita mempelajari budaya Kerajaan Elohim, kita memperoleh pengertian. Pengertian itulah persekutuan Yahweh. Orang bijak menjelaskan bahwa ‘pengetahuan akan Yang Kudus adalah pengertian’. Ams 9:10. Demikian pula, rasul Yohanes menyatakan bahwa ‘Anak Elohim telah datang dan telah mengaruniakan pengertian kepada kita, supaya kita mengenal Yang Benar; dan kita ada di dalam Yang Benar, di dalam Anak-Nya Yesus Kristus. Dia adalah Elohim yang benar dan hidup yang kekal.’ 1Yoh 5:20.
Kita perlu mencondongkan telinga kita kepada hikmat agar kita juga dapat mengerahkan hati kita untuk memperoleh pengertian. Kita menunjukkan bahwa kita memperoleh pengertian sebagai anak-anak Elohim karena kita bertumbuh dalam kemampuan kita untuk berpartisipasi dalam persekutuan Yahweh. Persekutuan Yahweh adalah persekutuan persembahan dan penyembahan. Bapa, Anak, dan Roh Kudus mempersembahkan, oleh kapasitas Roh Kekal, dengan tujuan untuk saling menyatakan dan menggenapi tujuan perjanjian Mereka. Persembahan adalah ekspresi iman Mereka yang bekerja oleh kasih.
Buah dari persekutuan persembahan ini adalah penyembahan, karena nama dan pengudusan setiap Pribadi dalam kekepalaan Elohim dinyatakan dan dimuliakan. Selama perjalanannya selama tiga hari dan tiga malam menuju Gunung Moria, Abraham mengekspresikan imannya untuk berpartisipasi dalam persekutuan Yahweh ketika ia berkata, ‘Aku beserta anak ini akan pergi ke sana; kami akan sembahyang (terj. Bhs. Ing. ‘worship’ artinya ‘menyembah’), sesudah itu kami kembali kepadamu.’ Kej 22:5. Partisipasi Abraham dalam persekutuan Yahweh di Gunung Moria menunjukkan bahwa ia telah memperoleh pengertian.
Referensi :
Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN, dan mengenal Yang Mahakudus adalah pengertian.
1Yoh 5:20
Akan tetapi kita tahu, bahwa Anak Elohim telah datang dan telah mengaruniakan pengertian kepada kita, supaya kita mengenal Yang Benar; dan kita ada di dalam Yang Benar, di dalam Anak-Nya Yesus Kristus. Dia adalah Elohim yang benar dan hidup yang kekal.
Kej 22:5
Kata Abraham kepada kedua bujangnya itu: "Tinggallah kamu di sini dengan keledai ini; aku beserta anak ini akan pergi ke sana; kami akan sembahyang, sesudah itu kami kembali kepadamu."
