Deklarasi kemuliaan Elohim
Selasa, 17 Februari 2026
Perumpamaan tentang penabur dan benih mengajarkan kita bahwa keselamatan adalah buah yang dihasilkan dari benih. Oleh karena itu, kita harus terus menerima dan berjalan dalam terang firman yang melaluinya kita menemukan kelepasan dari kedagingan dan dapat menggenapi ketaatan yang telah dipersiapkan Bapa bagi kita, dan yang telah diselesaikan Kristus bagi kita. Ini hanya dimungkinkan oleh kapasitas yang kita terima dari Roh Kudus saat Dia menuntun kita di jalan keselamatan.
Elohim meminta respons iman yang sesuai dari kita ketika Dia membawakan firman-Nya tentang penentuan sejak semula kepada kita. Firman iman yang berbicara kepada kita melalui para utusan-Nya adalah firman yang hidup dan berkuasa. Ibr 4:12. Sekalipun firman itu diucapkan dalam kelemahan, namun demikian, itu adalah firman Raja. 1Kor 2:1-5. Firman itu adalah ekspresi keagungan-Nya sebagai Tuhan dan Raja kita. Firman itu datang kepada kita dengan semua otoritas dari sebuah perintah. Firman itu membawa di dalamnya kuasa untuk mewujudkan apa yang Kristus minta kita percayai dan lakukan.
Elohim, melalui Kristus, yang adalah Firman Bapa, menciptakan seluruh ciptaan dengan perintah-Nya. Tidak ada sesuatu pun yang ada sebelum penciptaan. Namun, sejak penciptaan, segala sesuatu yang ada sekarang merespons kepada Elohim sebagai ekspresi syukur akan hikmat, keindahan, dan kuasa-Nya. Segala sesuatu yang material dan biologis, yang terintegrasi bersama, menggenapi mandat penciptaan Mereka dengan berkontribusi kepada ekspresi ciptaan yang memuliakan Elohim.
Merayakan realitas ini, Raja Daud menyatakan, ‘Langit menceritakan kemuliaan Elohim, dan cakrawala memberitakan pekerjaan tangan-Nya; hari meneruskan berita itu kepada hari, dan malam menyampaikan pengetahuan itu kepada malam. Tidak ada berita dan tidak ada kata, suara mereka tidak terdengar; tetapi gema mereka terpencar ke seluruh dunia, dan perkataan mereka sampai ke ujung bumi.’ Mzm 19:2-5.
Referensi :
Sebab firman Elohim hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.
1Kor 2:1-5
1 Demikianlah pula, ketika aku datang kepadamu, saudara-saudara, aku tidak datang dengan kata-kata yang indah atau dengan hikmat untuk menyampaikan kesaksian Elohim kepada kamu. 2 Sebab aku telah memutuskan untuk tidak mengetahui apa-apa di antara kamu selain Yesus Kristus, yaitu Dia yang disalibkan. 3 Aku juga telah datang kepadamu dalam kelemahan dan dengan sangat takut dan gentar. 4 Baik perkataanku maupun pemberitaanku tidak kusampaikan dengan kata-kata hikmat yang meyakinkan, tetapi dengan keyakinan akan kekuatan Roh, 5 supaya iman kamu jangan bergantung pada hikmat manusia, tetapi pada kekuatan Elohim.
Mzm 19:2-5
2 Langit menceritakan kemuliaan Elohim, dan cakrawala memberitakan pekerjaan tangan-Nya; 3 hari meneruskan berita itu kepada hari, dan malam menyampaikan pengetahuan itu kepada malam. 4 Tidak ada berita dan tidak ada kata, suara mereka tidak terdengar; 5 tetapi gema mereka terpencar ke seluruh dunia, dan perkataan mereka sampai ke ujung bumi. Ia memasang kemah di langit untuk matahari,
