Awal dari kepercayaan
Jumat, 20 Maret 2026
Awal dari kepercayaan adalah bertemu Kristus sebagai Tuhan dan Raja. Hal ini berlaku bagi seorang istri maupun suami. Kita harus tunduk kepada Kristus dan ‘mencium-Nya’, agar Dia tidak marah dan kita binasa di jalan. Pemazmur menjelaskan bahwa inilah respons seseorang yang menaruh kepercayaan pada Tuhan. Mzm 2:12. Mereka mempercayai Raja karena Dia-lah yang, melalui kematian, mengalahkan dosa dan maut serta membinasakan Iblis yang memiliki kuasa atas maut. Ibr 2:14.
Hal penting untuk diperhatikan, dalam perjalanan persembahan-Nya yang mengalahkan, Dia membebaskan ‘mereka yang seumur hidupnya berada dalam perhambaan [dan tidak mampu untuk mempercayai] oleh karena takutnya kepada maut’. Ibr 2:15. Ketika Dia datang sebagai Raja, Dia berkata kepada kita, ‘Janganlah takut, Akulah perisaimu; upahmu yang sangat besar’. Kej 15:1.
Setelah menerima Kristus sebagai perisai iman kita, kita mampu mempercayai firman para utusan-Nya dan diidentifikasi sebagai anak-anak Abraham. Mempercayai dengan cara ini adalah bukti bahwa kita telah menambahkan kebajikan pada iman kita. 2Ptr 1:5. Kebajikan ini, atau karakter moral di bawah tekanan, ditunjukkan oleh inisiatif kita untuk menerima terang pengetahuan akan kemuliaan hidup kita sebagai anak dari wajah Kristus melalui pelayanan para utusan-Nya. Seolah-olah kita mengurapi wajah Kristus dengan minyak, merindukan Dia untuk menyinari kita dengan pengetahuan ini, menunjukkan bahwa kita tidak lagi bersandar pada pengertian kita sendiri.
Hal yang penting, Kristus memberikan pertolongan kepada anak-anak Abraham. Pertolongan ini adalah hidup kebangkitan, dan hidup kebangkitan ini melayani penyembuhan bagi identitas orang-orang yang terluka oleh pengkhianatan kepercayaan dan kesalahan orang lain. Penyembuhan ini memampukan mereka untuk terus mempercayai Tuhan dan mempercayai saudara-saudara mereka – dalam pernikahan mereka, dalam rumah mereka, dan dalam gereja.
Referensi :
Supaya Ia jangan murka dan kamu binasa di jalan, sebab mudah sekali murka-Nya menyala. Berbahagialah semua orang yang berlindung pada-Nya!
Ibr 2:14-15
14 Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut. 15 Dan supaya dengan jalan demikian Ia membebaskan mereka yang seumur hidupnya berada dalam perhambaan oleh karena takutnya kepada maut.
Kej 15:1
Kemudian datanglah firman TUHAN kepada Abram dalam suatu penglihatan: "Janganlah takut, Abram, Akulah perisaimu; upahmu akan sangat besar."
2Ptr 1:5
Justru karena itu kamu harus dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada imanmu kebajikan, dan kepada kebajikan pengetahuan.
