Suatu dunia kejahatan

Jumat, 12 Juni 2026

Ketika kita memegang Hukum, dan menggunakannya untuk menghakimi dan mendakwa orang lain, ini adalah ekspresi kutuk. Ini adalah manifestasi dari ‘suatu dunia kejahatan’ yang keluar dari hati kita, melalui lidah kita. Sangat serius untuk mempertimbangkan bahwa lidah kita dinyalakan oleh api neraka. Seperti yang dikatakan Yakobus, ‘Demikian juga lidah, walaupun suatu anggota kecil dari tubuh, namun dapat memegahkan perkara-perkara yang besar. Lihatlah, betapapun kecilnya api, ia dapat membakar hutan yang besar. Lidahpun adalah api; ia merupakan suatu dunia kejahatan dan mengambil tempat di antara anggota-anggota tubuh kita sebagai sesuatu yang dapat menodai seluruh tubuh dan menyalakan roda kehidupan kita, sedang ia sendiri dinyalakan oleh api neraka.’ Yak 3:5-6.

Dengan cara ini, kita menjadikan Hukum Elohim sebagai hukum lain di dalam diri kita. Hukum itu menjadi ‘hukum kita’. Kemudian kita menggunakan Hukum untuk menghukum orang lain dan diri kita sendiri. Hal ini ditunjukkan dengan jelas oleh orang-orang Yahudi ketika Pilatus membawa Yesus ke hadapan mereka. Mereka berseru, ‘Kami mempunyai hukum dan menurut hukum itu (terj. Bhs. Ing. ‘our Law’ artinya ‘Hukum kami’) Ia harus mati, sebab Ia menganggap diri-Nya sebagai Anak Elohim.’ Yoh 19:7.

Hukum Taurat harus tetap berada di tangan Elohim. Hukum itu tidak boleh berada di tangan kita sebagai orang-orang yang lancang menggunakan Hukum sebagai perantara. Hanya ada satu Perantara antara Elohim dan manusia – yaitu, Manusia Yesus Kristus.

Lalu bagaimana kita harus merespons firman Tuhan? Untuk menjawab pertanyaan ini, Raja Daud menulis, ‘Tuhan menyampaikan sabda (firman); orang-orang yang membawa (memproklamirkan) kabar baik itu merupakan tentara yang besar.’ Mzm 68:12. Maria menunjukkan hal ini ketika dia mengurapi kaki Kristus untuk penguburan. Dalam hal ini, kita perhatikan bahwa memproklamirkan firman iman tidak sama dengan menggunakan Hukum untuk tujuan kita yang berpusat pada diri sendiri. Kita memproklamirkan firman melalui ketaatan iman.

Pembelajaran : Yakobus 3

Referensi :

Yak 3:5-6
5 Demikian juga lidah, walaupun suatu anggota kecil dari tubuh, namun dapat memegahkan perkara-perkara yang besar. Lihatlah, betapapun kecilnya api, ia dapat membakar hutan yang besar. 6 Lidahpun adalah api; ia merupakan suatu dunia kejahatan dan mengambil tempat di antara anggota-anggota tubuh kita sebagai sesuatu yang dapat menodai seluruh tubuh dan menyalakan roda kehidupan kita, sedang ia sendiri dinyalakan oleh api neraka.

Yoh 19:7
Jawab orang-orang Yahudi itu kepadanya: "Kami mempunyai hukum dan menurut hukum itu Ia harus mati, sebab Ia menganggap diri-Nya sebagai Anak Elohim."

Mzm 68:12
Tuhan menyampaikan sabda; orang-orang yang membawa kabar baik itu merupakan tentara yang besar.

Berlangganan

Renungan Harian
Silahkan isi nama lengkap dan alamat email untuk mendapatkan renungan harian dalam bahasa indonesia.
 Renungan Bulan Ini
 Renungan Bulan Lalu