Karena kita telah menerima kemurahan

Selasa, 21 Juli 2026

Paulus menyadari bahwa dia telah menjadi pelayan Roh karena dia adalah penerima kemurahan Tuhan. 1Tim 1:15-16. Kemurahan Elohim telah diberikan kepada semua orang melalui persembahan Kristus. Akan tetapi, kemurahan itu hanya diterima, atau diperoleh, oleh orang-orang yang telah menjadi bangkrut dalam roh karena mereka telah bertemu dengan Kristus sebagai Tuhan dan Raja mereka.

Dimensi pertama dari kemurahan Elohim adalah pengampunan hutang yang telah terakumulasi karena dosa kita, di bawah penghakiman Hukum Elohim. Akan tetapi, kemurahan Elohim jauh lebih dari sekedar pengampunan. Kemurahan Elohim memberi kita partisipasi dalam persekutuan ketujuh peristiwa luka yang dialami Kristus dari taman Getsemani sampai kayu salib.

Dalam persekutuan penderitaan Kristus, hukum lain disunat dari hati kita, memampukan kita untuk berhenti berbuat dosa. Kemurahan Elohim menyerahkan kita kepada suatu partisipasi dalam kematian dan kehidupan Tuhan Yesus kita. Ini mencakup pengampunan dosa kita dalam kematian Kristus, dan kapasitas untuk hidup sebagai anak Elohim melalui kebangkitan Kristus. Rasul Paulus bersaksi, ‘Aku telah disalibkan dengan Kristus; namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Elohim yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.’ Gal 2:19-20.

Kemurahan Elohim baru setiap pagi karena setiap hari kita memiliki partisipasi baru dalam persekutuan persembahan dan penderitaan Kristus. Rat 3:22-23. Rasul Paulus mengingatkan kita akan realitas setiap hari ini ketika ia menulis, ‘Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Elohim aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Elohim: itu adalah ibadahmu yang sejati.’ Rm 12:1. Kita akan terus menjadi penerima kemurahan Elohim sampai kita menerima warisan tubuh rohani kita pada hari kebangkitan. Yud 1:21.

Pembelajaran : 1 Timotius 1

Referensi :

1Tim 1:15-16
15 Perkataan ini benar dan patut diterima sepenuhnya: "Kristus Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa," dan di antara mereka akulah yang paling berdosa. 16 Tetapi justru karena itu aku dikasihani, agar dalam diriku ini, sebagai orang yang paling berdosa, Yesus Kristus menunjukkan seluruh kesabaran-Nya. Dengan demikian aku menjadi contoh bagi mereka yang kemudian percaya kepada-Nya dan mendapat hidup yang kekal.

Gal 2:19-20
19 Sebab aku telah mati oleh hukum Taurat untuk hukum Taurat, supaya aku hidup untuk Elohim. Aku telah disalibkan dengan Kristus; 20 namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Elohim yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.

Rat 3:22-23
22 Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, 23 selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!

Rm 12:1
Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Elohim aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Elohim: itu adalah ibadahmu yang sejati.

Yud 1:21
Peliharalah dirimu demikian dalam kasih Elohim sambil menantikan rahmat Tuhan kita, Yesus Kristus, untuk hidup yang kekal.

Berlangganan

Renungan Harian
Silahkan isi nama lengkap dan alamat email untuk mendapatkan renungan harian dalam bahasa indonesia.
 Renungan Bulan Ini
 Renungan Bulan Lalu