Sikap Simon terhadap Kristus
Kamis, 26 Maret 2026
Ketika Simon orang Farisi mengundang Yesus ke rumahnya, dia tidak menyambut-Nya sebagai Raja. Hal ini jelas terlihat karena Simon tidak membuat pengakuan iman terhadap ketuhanan Kristus. Firman Kristus sebagai Raja memiliki otoritas untuk memerintahkan penghargaan. Penghargaan semacam itu akan ditunjukkan dengan bersujud di kaki Kristus dengan sikap seorang warga kerajaan sorga. Tentu saja, inilah tepatnya respons yang diberikan oleh perempuan yang bertobat itu dalam rumah Simon.
Seseorang yang miskin dalam roh memiliki sikap yang mau bertobat dan percaya pada firman Kristus sebagai tindakan atau pekerjaan ketaatan. Orang seperti ini melihat perlunya kerendahan hati ketika mereka berdiri di hadapan Elohim. Karena itu, mereka merendahkan diri di bawah tangan-Nya yang perkasa, yang darinya lima kali lipat kasih karunia pelayanan Kristus diekspresikan. 1Ptr 5:6. Ef 4:11-12. Sementara Simon memiliki kesempatan untuk bersujud di hadapan Tuhan sendiri, perwira Romawi, Kornelius, menunjukkan sikap ini ketika dia bertemu dengan rasul Petrus, yang telah diutus kepadanya dan rumahnya sebagai utusan. Lukas mencatat, ‘Ketika Petrus masuk, datanglah Kornelius menyambutnya, dan sambil tersungkur di depan kakinya, ia menyembah Petrus. Tetapi Petrus menegakkan dia, katanya: "Bangunlah, aku hanya manusia saja".’ Kis 10:25-26.
Bukannya menerima Dia sebagai Raja, Simon mengundang Yesus ke rumahnya untuk memastikan apakah Dia seorang nabi atau bukan. Kita tahu bahwa Simon sedang menguji Tuhan dengan cara ini, karena dia berkata dalam hatinya, ‘Jika Ia ini nabi, tentu Ia tahu, siapakah dan orang apakah perempuan yang menjamah-Nya ini; tentu Ia tahu, bahwa perempuan itu adalah seorang berdosa.’ Luk 7:39. Tidak diragukan lagi, Simon bermaksud untuk menguji Kristus dengan pertanyaan-pertanyaan selama makan.
Berbeda dengan Simon orang Farisi, kita melihat sikap Yairus yang merupakan kepala rumah ibadat. Ketika dia datang kepada Yesus, dia jatuh tersungkur di kaki-Nya dan memohon agar Dia datang ke rumahnya untuk menyembuhkan anak perempuannya. Luk 8:41.
Referensi :
Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya.
Ef 4:11-12
11 Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar, 12 untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus.
Kis 10:25-26
25 Ketika Petrus masuk, datanglah Kornelius menyambutnya, dan sambil tersungkur di depan kakinya, ia menyembah Petrus. 26 Tetapi Petrus menegakkan dia, katanya: "Bangunlah, aku hanya manusia saja."
Luk 7:39
Ketika orang Farisi yang mengundang Yesus melihat hal itu, ia berkata dalam hatinya: "Jika Ia ini nabi, tentu Ia tahu, siapakah dan orang apakah perempuan yang menjamah-Nya ini; tentu Ia tahu, bahwa perempuan itu adalah seorang berdosa."
Luk 8:41
Maka datanglah seorang yang bernama Yairus. Ia adalah kepala rumah ibadat. Sambil tersungkur di depan kaki Yesus ia memohon kepada-Nya, supaya Yesus datang ke rumahnya.
