Percaya melalui iluminasi
Senin, 13 April 2026
Kita adalah orang-orang percaya jika kita taat kepada firman kebenaran masa kini yang disampaikan oleh Roh Kudus ‘hari ini’ melalui para utusan di tangan kanan Kristus. Seperti yang dijelaskan Paulus, ‘Siapakah mereka yang membangkitkan amarah Elohim, sekalipun mereka mendengar suara-Nya? Bukankah mereka semua yang keluar dari Mesir di bawah pimpinan Musa? Dan siapakah yang Ia murkai empat puluh tahun lamanya? Bukankah mereka yang berbuat dosa dan yang mayatnya bergelimpangan di padang gurun? Dan siapakah yang telah Ia sumpahi, bahwa mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Nya? Bukankah mereka yang tidak taat? Demikianlah kita lihat, bahwa mereka tidak dapat masuk oleh karena ketidakpercayaan mereka.’ Ibr 3:16-19. Hal penting untuk diperhatikan, percaya adalah ketaatan kita kepada firman Kristus, sang Raja!
Percaya hanya dimungkinkan melalui iluminasi roh kita oleh Roh Kudus. Percaya tidak muncul dari hukum pikiran kita sebagai buah dari bernalar. Oleh karena itu, ketaatan sejati bukanlah hasil dari pelaksanaan hukum ini. Itu bukanlah pekerjaan yang berasal dari rasionalisasi yang berpusat pada diri sendiri tentang implikasi dari firman, bahkan jika kita setuju dengan firman tersebut. Rm 7:15-16.
Iman adalah iluminasi roh kita tentang rajani Kristus dan integritas Bapa dan Anak, yang darinya firman mengalir keluar oleh Roh Kudus. Ini membangun kepercayaan sebagai sesuatu yang melampaui kapasitas untuk mengerti dengan pikiran kita. Menekankan prinsip ini, Salomo berkata, ‘Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.’ Ams 3:5-6. Ketika kita percaya dengan cara ini, kita tidak akan tersandung pada firman karena ketidaktaatan yang dipengaruhi oleh ‘keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup’. 1Yoh 2:16.
Referensi :
16 siapakah mereka yang membangkitkan amarah Elohim, sekalipun mereka mendengar suara-Nya? Bukankah mereka semua yang keluar dari Mesir di bawah pimpinan Musa? 17 Dan siapakah yang Ia murkai empat puluh tahun lamanya? Bukankah mereka yang berbuat dosa dan yang mayatnya bergelimpangan di padang gurun? 18 Dan siapakah yang telah Ia sumpahi, bahwa mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Nya? Bukankah mereka yang tidak taat? 19 Demikianlah kita lihat, bahwa mereka tidak dapat masuk oleh karena ketidakpercayaan mereka.
Rm 7:15-16
15 Sebab apa yang aku perbuat, aku tidak tahu. Karena bukan apa yang aku kehendaki yang aku perbuat, tetapi apa yang aku benci, itulah yang aku perbuat. 16 Jadi jika aku perbuat apa yang tidak aku kehendaki, aku menyetujui, bahwa hukum Taurat itu baik.
Ams 3:5-6
5 Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. 6 Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.
1Yoh 2:16
Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.
