Firman itu dekat dengan kita
Senin, 23 Februari 2026
Para utusan memberitakan bahwa firman itu dekat dengan kita. Tidak ada jurang pemisah yang tak terbatas antara sang Pencipta dan ciptaan-Nya! Firman yang ada di mulut dan hati kita, jika kita mau menyambut, mempercayai, dan menerimanya, adalah firman yang sama yang ada di mulut dan hati para utusan Kristus, yang mereka beritakan. Firman ini adalah pengakuan dari ketaatan iman kita kepada Kristus Tuhan dan Raja kita.
Untuk menjelaskan firman ini, Paulus menulis, ‘Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan [artinya, ‘Dia adalah Tuhan dan Raja’], dan percaya dalam hatimu, bahwa Elohim telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan’. Rm 10:9. Artinya, saudara akan menerima hidup kebangkitan – kemurahan yang pasti yang diberikan kepada Daud. Dalam ayat ini, Paulus menyoroti bahwa menerima firman Raja berarti percaya akan hidup kebangkitan melalui persekutuan dalam kematian-Nya. Dengan mempercayai firman Kristus, dan mengakui Dia sebagai Tuhan dan Raja kita, kita menerima dari Dia suatu bagian dalam kemurahan yang pasti kepada Daud sebagai keselamatan dan kemuliaan kekal kita.
Firman Elohim yang berbicara untuk ciptaan menjadi ada, telah dikirimkan kepada saudara dan saya. Ketika firman itu pertama kali diproklamirkan kepada orang yang tidak percaya, firman itu berbicara kepada mereka sebagai anak Elohim. Ini mungkin tampak agak ganjil. Mengapa injil memanggil, atau berbicara kepada, orang yang tidak percaya sebagai anak Elohim sebelum mereka mengenal Elohim? Untuk menjawab pertanyaan ini, rasul Paulus berkata bahwa ketika injil diproklamirkan, injil itu ‘yang menjadikan dengan firman-Nya apa yang tidak ada menjadi ada (terj. Bhs. Ing. ‘calls those things which do not exist as though they did’ artinya ‘memanggil hal-hal yang tidak ada seolah-olah mereka ada’)’. Rm 4:17. Artinya, Elohim berbicara kepada pendengar seolah-olah mereka sudah menjadi anak-Nya.
Referensi :
Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Elohim telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.
Rm 4:17
Seperti ada tertulis: "Engkau telah Kutetapkan menjadi bapa banyak bangsa" --di hadapan Elohim yang kepada-Nya ia percaya, yaitu Elohim yang menghidupkan orang mati dan yang menjadikan dengan firman-Nya apa yang tidak ada menjadi ada.
