Tidak berlaku licik
Senin, 27 Juli 2026
Ketika kita telah meninggalkan hal-hal tersembunyi dari rasa malu dengan berjalan dalam terang, itu berarti kita tidak perlu berjalan dalam kelicikan sehubungan dengan pelayanan kita. Ketika Paulus mengatakan bahwa dia tidak ‘berlaku licik’, dia membandingkan pelayanannya dengan cara pelayanan kedagingan yang digunakan oleh banyak utusan lain yang datang ke Korintus. Bukannya berjalan dalam terang, mereka berpura-pura menjadi utusan terang. Paulus menggambarkan pelayanan mereka dengan mengatakan, ‘Sebab orang-orang itu adalah rasul-rasul palsu, pekerja-pekerja curang, yang menyamar sebagai rasul-rasul Kristus. Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblispun menyamar sebagai malaikat terang.’ 2Kor 11:3, 13-14. Kej 3:1.
Cara Iblis adalah berdagang. Seseorang yang berjalan dalam kelicikan akan menggunakan cara yang sama seperti Iblis dalam relasi-relasi mereka dan sehubungan dengan pelayanan mereka. Bukannya menyerahkan hidup mereka untuk orang-orang dalam persembahan, mereka akan berusaha untuk mengambil hati orang lain dengan tujuan mendapatkan dukungan atau menerima sesuatu sebagai imbalan. Seseorang yang berjalan dalam kelicikan bisa menggunakan kata-kata bijak yang persuasif untuk meyakinkan orang-orang agar mempercayai berita mereka demi hasil pelayanan yang berhasil.
Sebaliknya, Paulus bersaksi kepada jemaat Korintus dalam surat pertamanya, ‘Aku juga telah datang kepadamu dalam kelemahan dan dengan sangat takut dan gentar. Baik perkataanku maupun pemberitaanku tidak kusampaikan dengan kata-kata hikmat yang meyakinkan, tetapi dengan keyakinan akan kekuatan Roh.’ 1Kor 2:3-5. Paulus berada di antara jemaat Korintus ‘dalam kelemahan’ karena dia disatukan dengan persekutuan penderitaan Kristus. Dia melayani mereka ‘dalam takut’ karena dia takut akan Elohim dan ingin menyenangkan Kristus yang telah mengutusnya. Dia tidak berusaha menyenangkan manusia, dan dia juga tidak takut ditolak oleh manusia. Pelayanan Paulus menyatakan kuasa ketujuh Roh Elohim karena dia miskin dalam roh dan dia gemetar terhadap firman Tuhan. Yes 66:2.
Referensi :
3 Tetapi aku takut, kalau-kalau pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan kamu yang sejati kepada Kristus, sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya. 13 Sebab orang-orang itu adalah rasul-rasul palsu, pekerja-pekerja curang, yang menyamar sebagai rasul-rasul Kristus. 14 Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblispun menyamar sebagai malaikat terang.
Kej 3:1
Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Elohim. Ular itu berkata kepada perempuan itu: "Tentulah Elohim berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?"
1Kor 2:3-5
3 Aku juga telah datang kepadamu dalam kelemahan dan dengan sangat takut dan gentar. 4 Baik perkataanku maupun pemberitaanku tidak kusampaikan dengan kata-kata hikmat yang meyakinkan, tetapi dengan keyakinan akan kekuatan Roh, 5 supaya iman kamu jangan bergantung pada hikmat manusia, tetapi pada kekuatan Elohim.
Yes 66:2
Bukankah tangan-Ku yang membuat semuanya ini, sehingga semuanya ini terjadi? demikianlah firman TUHAN. Tetapi kepada orang inilah Aku memandang: kepada orang yang tertindas dan patah semangatnya dan yang gentar kepada firman-Ku.
