Firman Raja

Jumat, 13 Februari 2026

Firman iman merupakan sarana yang melaluinya kita memperoleh pengharapan akan kemuliaan Elohim. Iman ini datang melalui mendengar dan menerima firman Elohim. Firman-Nya diproklamirkan sebagai perintah oleh Kristus, Tuhan dan Raja kita, melalui pelayanan para utusan yang merupakan bagian dari persekutuan presbiteri dalam tangan kanan-Nya. Rm 10:17. 1Tes 2:13. Rm 6:17-18. Kita menunjukkan bahwa kita telah memperoleh iman melalui ketaatan kita yang penuh hormat kepada Kristus. Artinya, iman adalah tindakan ketaatan kepada perintah seorang Raja.

Firman Kristus, Raja kita, berkaitan dengan penentuan kita sejak semula sebagai seorang anak Elohim. Firman itu sepenuhnya berfokus pada siapa kita akan jadi dalam hubungan kita dengan Bapa, dengan Dia sendiri (Kristus), dan dengan Roh Kudus. Untuk memperoleh dan hidup oleh iman ini, yang melaluinya kita secara progresif dibawa kepada kemuliaan, kita harus meninggalkan proyeksi-proyeksi yang merupakan bagian dari keinginan-keinginan kejatuhan kita. Dalam hal ini, ketaatan iman mengharuskan kita untuk mempercayai Tuhan dan para utusan-Nya. Mendorong kita kepada tujuan ini, Kitab Suci menyatakan, ‘Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.’ Ams 3:5-6. Kita dapat mempercayai Tuhan, karena apa yang Dia firmankan, akan Dia wujudkan.

Rasul Paulus merangkumkan proses memperoleh pengharapan akan kemuliaan melalui ketaatan iman, dengan menulis, ‘Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya.’ Rm 8:29-30.

Pembelajaran : 2 Petrus 1

Referensi :

Rm 10:17
Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.

1Tes 2:13
Dan karena itulah kami tidak putus-putusnya mengucap syukur juga kepada Elohim, sebab kamu telah menerima firman Elohim yang kami beritakan itu, bukan sebagai perkataan manusia, tetapi--dan memang sungguh-sungguh demikian--sebagai firman Elohim, yang bekerja juga di dalam kamu yang percaya.

Rm 6:17-18
17 Tetapi syukurlah kepada Elohim! Dahulu memang kamu hamba dosa, tetapi sekarang kamu dengan segenap hati telah mentaati pengajaran yang telah diteruskan kepadamu. 18 Kamu telah dimerdekakan dari dosa dan menjadi hamba kebenaran.

Ams 3:5-6
5 Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. 6 Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.

Rm 8:29-30
29 Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. 30 Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya.

Berlangganan

Renungan Harian
Silahkan isi nama lengkap dan alamat email untuk mendapatkan renungan harian dalam bahasa indonesia.
 Renungan Bulan Ini
 Renungan Bulan Lalu