Berilah pipi yang lain
Selasa, 10 Maret 2026
Ketika Yesus dipukuli di pelataran Kayafas, Dia memberikan pipi yang lain sebagai permintaan maaf kepada orang-orang yang, melalui hukum lain mereka, memaksakan Hukum atas-Nya. Dia menanggung semua cercaan dan hukuman yang ditujukan kepada-Nya karena iri hati. Inilah cara Dia menyingkirkan Hukum dan memakukannya pada salib-Nya di dalam diri-Nya sendiri. Dia melakukannya melalui penganiayaan yang ditujukan kepada-Nya karena Hukum disalahgunakan melalui pelaksanaan hukum lain.
Untuk memahami natur dari permintaan maaf Kristus, kita harus menyadari bahwa Dia yang tidak mengenal dosa dijadikan dosa bagi kita supaya kita menjadi kebenaran Elohim di dalam Dia. 2Kor 5:21. Dia dibuat menjadi dosa kita. Meskipun Hukum Elohim disalahgunakan oleh orang-orang jahat, hukum itu diterapkan dengan adil kepada Kristus, dosa kita. Inilah murka Elohim, melalui Hukum, atas semua ketidakbenaran. Rm 1:18. Permintaan maaf Kristus bukanlah kepada orang-orang jahat; permintaan maaf itu ditujukan kepada Bapa, yang kepada-Nya kita semua telah berdosa dengan menolak firman-Nya tentang penentuan sejak semula dan berusaha untuk menamai diri kita sendiri.
Dengan cara ini, melalui tujuh peristiwa luka-Nya, Yesus menetapkan tujuh langkah ratapan, atau dukacita ilahi, yang termasuk dalam pertobatan. 2Kor 7:10-12. Dia menggenapi, dan menyelesaikan, pertobatan bagi setiap kita. Karena Kristus menggenapi ratapan dan pertobatan kita, Dia juga ‘oleh Elohim telah menjadi hikmat bagi kita. Ia membenarkan dan menguduskan dan menebus kita’. 1Kor 1:30. Artinya, Dia menjadi substansi dari kebenaran, pengudusan, dan penebusan kita! Mengulangi poin ini, kita melihat bahwa ketika murka Hukum dipenuhi melalui penganiayaan yang diderita Kristus, Hukum itu diambil dari tangan-tangan orang jahat dan dipakukan bersama-Nya di kayu salib. Akan tetapi, Dia melakukan ini melalui ketaatan, memenuhi kebenaran Hukum bagi setiap kita.
Referensi :
Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Elohim.
Rm 1:18
Sebab murka Elohim nyata dari sorga atas segala kefasikan dan kelaliman manusia, yang menindas kebenaran dengan kelaliman.
2Kor 7:10-12
10 Sebab dukacita menurut kehendak Elohim menghasilkan pertobatan yang membawa keselamatan dan yang tidak akan disesalkan, tetapi dukacita yang dari dunia ini menghasilkan kematian. 11 Sebab perhatikanlah betapa justru dukacita yang menurut kehendak Elohim itu mengerjakan pada kamu kesungguhan yang besar, bahkan pembelaan diri, kejengkelan, ketakutan, kerinduan, kegiatan, penghukuman! Di dalam semuanya itu kamu telah membuktikan, bahwa kamu tidak bersalah di dalam perkara itu. 12 Sebab itu, jika aku telah menulis surat kepada kamu, maka bukanlah oleh karena orang yang berbuat salah, atau oleh karena orang yang menderita perbuatan salah, melainkan supaya kerelaanmu terhadap kami menjadi nyata bagi kamu di hadapan Elohim.
1Kor 1:30
Tetapi oleh Dia kamu berada dalam Kristus Yesus, yang oleh Elohim telah menjadi hikmat bagi kita. Ia membenarkan dan menguduskan dan menebus kita.
