Dampak polarisasi dari firman
Kamis, 26 Februari 2026
Yesus berkata, ‘Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Elohim.’ Mat 4:4. Sebagai orang Kristen, kita sekarang hidup oleh firman yang mengalir keluar. Firman ini datang kepada kita, secara terus-menerus, melalui firman para utusan-Nya yang Dia kirimkan kepada kita dari presbiteri.
Ketika firman Tuhan pertama kali datang kepada kita, firman itu datang untuk memberi kita makan dan memberi arahan bagi kehidupan kita. Bagi orang-orang yang baru menjadi orang Kristen, firman itu datang sebagai air susu firman yang murni yang memampukan mereka untuk bertumbuh sebagai orang Kristen. Seperti yang diajarkan rasul Petrus, ‘Karena itu buanglah segala kejahatan, segala tipu muslihat dan segala macam kemunafikan, kedengkian dan fitnah. Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni [atau tulus] dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan, jika kamu benar-benar telah mengecap kebaikan Tuhan.’ 1Ptr 2:1-3. Firman itu berbicara kepada orang percaya yang baru, secara pribadi, tentang kebiasaan-kebiasaan dan budaya mereka, memungkinkan pertobatan dan perubahan datang ke dalam hidup mereka. Hal ini terjadi karena firman dilayani ‘harus ini harus itu (terj. Bhs. Ing. ‘precept upon precept’ artinya ‘perintah demi perintah’), ‘mesti begini mesti begitu (terj. Bhs. Ing. ‘line upon line’ artinya ‘baris demi baris’), ‘tambah ini, tambah itu (terj. Bhs. Ing. ‘here a little, there a little’ artinya ‘sedikit di sini, sedikit di sana’)’. Yes 28:10.
Bagi seorang Kristen, musim awal kelahiran baru merupakan waktu untuk reorientasi. Cara hidup baru yang telah mereka pilih, saat mereka menjadikan Kristus sebagai Tuhan dalam hidup mereka, akan berdampak pada hubungan-hubungan keluarga dan sosial mereka. Paulus, dalam suratnya kepada jemaat Tesalonika, mengatakan bahwa orientasi baru mereka sebagai orang Kristen memicu suatu musim penganiayaan dan penderitaan bagi mereka. Dia berkata, ‘Sebab Injil yang kami beritakan bukan disampaikan kepada kamu dengan kata-kata saja, tetapi juga dengan kekuatan oleh Roh Kudus dan dengan suatu kepastian yang kokoh. Memang kamu tahu, bagaimana kami bekerja di antara kamu oleh karena kamu. Dan kamu telah menjadi penurut kami dan penurut Tuhan; dalam penindasan yang berat kamu telah menerima firman itu dengan sukacita yang dikerjakan oleh Roh Kudus.’ 1Tes 1:5-6.
Referensi :
Tetapi Yesus menjawab: "Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Elohim."
1Ptr 2:1-3
1 Karena itu buanglah segala kejahatan, segala tipu muslihat dan segala macam kemunafikan, kedengkian dan fitnah. 2 Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan, 3 jika kamu benar-benar telah mengecap kebaikan Tuhan.
Yes 28:10
Sebab harus ini harus itu, mesti begini mesti begitu, tambah ini, tambah itu!
1Tes 1:5-6
5 Sebab Injil yang kami beritakan bukan disampaikan kepada kamu dengan kata-kata saja, tetapi juga dengan kekuatan oleh Roh Kudus dan dengan suatu kepastian yang kokoh. Memang kamu tahu, bagaimana kami bekerja di antara kamu oleh karena kamu. 6 Dan kamu telah menjadi penurut kami dan penurut Tuhan; dalam penindasan yang berat kamu telah menerima firman itu dengan sukacita yang dikerjakan oleh Roh Kudus.
