Kesanggupan seorang penjaga

Senin, 29 Juni 2026
Penjaga-penjaga dalam persekutuan tubuh Kristus harus menerima, merespons, dan mengekspresikan firman kebenaran masa kini yang dilayani dalam presbiteri melalui kasih karunia kenaikan Kristus. Pelayanan mereka tidak akan mampu menyerahkan pendengar mereka kepada keselamatan jika mereka berusaha berbicara berdasarkan injil-injil mereka sebelumnya atau dari pengertian mereka sendiri.

Apolos menunjukkan respons seorang utusan yang mampu menerima instruksi seperti itu. Seperti yang dicatat Lukas dalam kitab Kisah Para Rasul, ‘Ia telah menerima pengajaran dalam Jalan Tuhan. Dengan bersemangat ia berbicara dan dengan teliti ia mengajar tentang Yesus, tetapi ia hanya mengetahui baptisan Yohanes. Ia mulai mengajar dengan berani di rumah ibadat. Tetapi setelah Priskila dan Akwila mendengarnya, mereka membawa dia ke rumah mereka dan dengan teliti menjelaskan kepadanya Jalan Elohim.’ Kis 18:25-26.

Para utusan, atau penjaga, yang tetap tidak merespons firman kebenaran masa kini yang diproklamirkan di hadapan mereka, pasti akan menjadi tidak efektif dan tidak selaras dengan pekerjaan panggilan mereka. Meskipun mereka mengatakan bahwa mereka ‘melihat’, mereka tertipu, dan mereka gagal memproklamirkan firman yang berapi-api yang menyatakan penghakiman Elohim dan jalan keselamatan.

Merefleksikan tentang para penjaga seperti itu, nabi Yesaya berkata, ‘Sebab pengawal-pengawal (terj. Bhs. Ing. ‘watchmen’ artinya ‘penjaga-penjaga’) umat-Ku adalah orang-orang buta, mereka semua tidak tahu apa-apa; mereka semua adalah anjing-anjing bisu, tidak tahu menyalak; mereka berbaring melamun dan suka tidur saja; anjing-anjing pelahap, yang tidak tahu kenyang. Dan orang-orang itulah gembala-gembala, yang tidak dapat mengerti [karena mereka adalah pencemooh-pencemooh yang tidak mengangkat suara mereka untuk meminta pengertian]! Mereka semua mengambil jalannya sendiri, masing-masing mengejar laba, tiada yang terkecuali (terj. Bhs. Ing. ‘from his own territory [or local congregation]’ artinya ‘dari wilayah [atau jemaat lokal] mereka sendiri’).’ Yes 56:10-11.
Pembelajaran : Yesaya 62

Referensi :

Kis 18:25-26
25  Ia telah menerima pengajaran dalam Jalan Tuhan. Dengan bersemangat ia berbicara dan dengan teliti ia mengajar tentang Yesus, tetapi ia hanya mengetahui baptisan Yohanes. 26  Ia mulai mengajar dengan berani di rumah ibadat. Tetapi setelah Priskila dan Akwila mendengarnya, mereka membawa dia ke rumah mereka dan dengan teliti menjelaskan kepadanya Jalan Elohim.

Yes 56:10-11
10  Sebab pengawal-pengawal umat-Ku adalah orang-orang buta, mereka semua tidak tahu apa-apa; mereka semua adalah anjing-anjing bisu, tidak tahu menyalak; mereka berbaring melamun dan suka tidur saja; 11  anjing-anjing pelahap, yang tidak tahu kenyang. Dan orang-orang itulah gembala-gembala, yang tidak dapat mengerti! Mereka semua mengambil jalannya sendiri, masing-masing mengejar laba, tiada yang terkecuali.

Berlangganan

Renungan Harian
Silahkan isi nama lengkap dan alamat email untuk mendapatkan renungan harian dalam bahasa indonesia.
 Renungan Bulan Ini
 Renungan Bulan Lalu