Pelayanan Roh

Rabu, 7 Januari 2026

Implikasi pertama dari memasuki perhentian, melalui kelahiran kembali dan dicelupkan ke dalam nama Bapa, nama Anak, dan nama Roh Kudus melalui pemuridan, adalah partisipasi para pendengar dalam empat dimensi perjamuan agape. Sebagaimana dicatat Lukas dalam kitab Kisah Para Rasul, ‘Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa. Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.’ Kis 2:41-42.

Pelayanan perhentian ini berlanjut di dalam dan dari persekutuan perjamuan agape, oleh Roh. Perhentian ini dapat diproklamirkan melalui bahasa roh. Menariknya, Paulus mengatakan bahwa orang yang berbicara dalam bahasa roh ‘mengucapkan hal-hal yang rahasia’. 1Kor 14:2. Akan tetapi, berbicara dalam bahasa roh hanya bermanfaat bagi orang-orang yang mendengarnya ketika itu dilayani sebagai karunia nubuatan disertai dengan penafsiran dari orang lain. Hal ini khususnya bermanfaat bagi orang yang tidak percaya, atau orang yang tidak tahu. Mereka dapat bersaksi bahwa Elohim ada di antara kita ketika mereka mendengar firman dalam bahasa mereka sendiri, seperti yang terjadi pada Hari Pentakosta, atau ketika rahasia hati mereka disingkapkan oleh firman itu. 1Kor 14:23-25.

Pelayanan karunia-karunia rohani dalam perjamuan agape, di depan publik dan dari rumah ke rumah, merupakan ekspresi lebih lanjut dari perhentian dan penyegaran yang merupakan bagian dari persekutuan kita bersama di dalam Yahweh. Paulus menjelaskan bahwa manifestasi Roh melalui pelaksanaan keberagaman karunia rohani adalah untuk kepentingan bersama. 1Kor 12:4-7. Pelayanan ini adalah pelayanan berkat. Karunia-karunia ini dapat mencakup berkata-kata dengan hikmat, berkata-kata dengan pengetahuan, iman, karunia untuk menyembuhkan, mengadakan mujizat, bernubuat, membedakan bermacam-macam roh, berkata-kata dengan bahasa roh, dan menafsirkan bahasa roh. 1Kor 12:8-10. Hal yang penting, ‘semuanya ini dikerjakan oleh Roh yang satu dan yang sama, yang memberikan karunia kepada tiap-tiap orang secara khusus, seperti yang dikehendaki-Nya.’ 1Kor 12:11.

Pembelajaran : I Korintus 14

Referensi :

Kis 2:41-42
41 Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa. 42 Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.

1Kor 14:2
Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, tidak berkata-kata kepada manusia, tetapi kepada Elohim. Sebab tidak ada seorangpun yang mengerti bahasanya; oleh Roh ia mengucapkan hal-hal yang rahasia.

1Kor 14:23-25
23 Jadi, kalau seluruh Jemaat berkumpul bersama-sama dan tiap-tiap orang berkata-kata dengan bahasa roh, lalu masuklah orang-orang luar atau orang-orang yang tidak beriman, tidakkah akan mereka katakan, bahwa kamu gila? 24 Tetapi kalau semua bernubuat, lalu masuk orang yang tidak beriman atau orang baru, ia akan diyakinkan oleh semua dan diselidiki oleh semua; 25 segala rahasia yang terkandung di dalam hatinya akan menjadi nyata, sehingga ia akan sujud menyembah Elohim dan mengaku: "Sungguh, Elohim ada di tengah-tengah kamu."

1Kor 12:4-7
4 Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh. 5 Dan ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu Tuhan. 6 Dan ada berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Elohim adalah satu yang mengerjakan semuanya dalam semua orang. 7 Tetapi kepada tiap-tiap orang dikaruniakan penyataan Roh untuk kepentingan bersama.

1Kor 12:8-11
8 Sebab kepada yang seorang Roh memberikan karunia untuk berkata-kata dengan hikmat, dan kepada yang lain Roh yang sama memberikan karunia berkata-kata dengan pengetahuan. 9 Kepada yang seorang Roh yang sama memberikan iman, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menyembuhkan. 10 Kepada yang seorang Roh memberikan kuasa untuk mengadakan mujizat, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk bernubuat, dan kepada yang lain lagi Ia memberikan karunia untuk membedakan bermacam-macam roh. Kepada yang seorang Ia memberikan karunia untuk berkata-kata dengan bahasa roh, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menafsirkan bahasa roh itu. 11 Tetapi semuanya ini dikerjakan oleh Roh yang satu dan yang sama, yang memberikan karunia kepada tiap-tiap orang secara khusus, seperti yang dikehendaki-Nya.

Berlangganan

Renungan Harian
Silahkan isi nama lengkap dan alamat email untuk mendapatkan renungan harian dalam bahasa indonesia.
 Renungan Bulan Ini
 Renungan Bulan Lalu