Datang ke takhta kasih karunia

Rabu, 28 Januari 2026

Orang-orang yang menyerahkan diri mereka kepada doa syafaat dan sakit bersalin, yang merupakan bagian dari reformasi budaya dalam rumah mereka, datang setiap hari, oleh Roh, ke takhta kasih karunia. Inilah kursi penghakiman Kristus. Di sini, mereka memperoleh kemurahan dan kasih karunia untuk tetap terhubung dengan Kristus saat mereka dipimpin oleh Roh dalam persekutuan persembahan dan penderitaan Kristus. Ibr 4:16. Datang ke takhta kasih karunia untuk memperoleh kemurahan dan kasih karunia untuk persekutuan dalam doa sakit bersalin tidak terjadi begitu saja. Ini adalah tindakan iman yang diambil oleh orang-orang yang berjalan menurut Roh. Ketaatan yang setia ini merupakan karakteristik dari gadis yang bijaksana.

Dalam persekutuan ini, yang dilayani kepada kita dari takhta oleh Kristus, Imam Besar agung kita, kita sedang dilepaskan dari delusi yang berkaitan dengan memakan makanan kita sendiri (injil-injil dan tafsiran-tafsiran kita sendiri tentang firman) dan memakai pakaian kita sendiri (ekspresi yang kita definisikan sendiri). Orang-orang yang tidak memperoleh manfaat dari kelepasan ini, tetap tertipu karena mereka mengidentifikasi diri sebagai milik Kristus (dipanggil dengan nama-Nya) dan menganggap bahwa penghinaan mereka telah dihapuskan melalui persembahan-Nya yang mewakili/menggantikan mereka di kayu salib. Mereka tidak dapat dimuridkan. Hal ini nyata melalui keengganan mereka untuk merangkul persekutuan mereka dalam persembahan dan penderitaan Kristus, khususnya yang berkaitan dengan pengudusan dan budaya keluarga mereka. Yes 4:1.

Tanpa kelepasan dari kelancangan untuk memakan makanan mereka sendiri dan memakai pakaian mereka sendiri, seseorang akan terkejut ketika Bapa mengambil tempat duduk-Nya dan mereka tidak dapat memasuki perjamuan kawin. Seperti yang Yesus katakan, ‘Kemudian datang juga gadis-gadis yang lain itu dan berkata: Tuan, tuan (Tuhan, Tuhan), bukakanlah kami pintu! Tetapi ia menjawab: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya aku tidak mengenal kamu.’ Mat 25:11-12. Mat 7:22-23.

Pembelajaran : Ibrani 4

Referensi :

Ibr 4:16
Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.

Yes 4:1
Pada waktu itu tujuh orang perempuan akan memegang seorang laki-laki, serta berkata: "Kami akan menanggung makanan dan pakaian kami sendiri; hanya biarlah namamu dilekatkan kepada nama kami; ambillah aib yang ada pada kami!"

Mat 25:11-12
11 Kemudian datang juga gadis-gadis yang lain itu dan berkata: Tuan, tuan, bukakanlah kami pintu! 12 Tetapi ia menjawab: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya aku tidak mengenal kamu.

Mat 7:22-23
22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? 23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"

Berlangganan

Renungan Harian
Silahkan isi nama lengkap dan alamat email untuk mendapatkan renungan harian dalam bahasa indonesia.
 Renungan Bulan Ini
 Renungan Bulan Lalu