Permulaan dari penghakiman Elohim

Senin, 2 November 2026

Perjalanan Kristus dari Getsemani sampai Kalvari merupakan manifestasi/pernyataan dari persembahan Yahweh, di dalam waktu, yang melaluinya tujuan perjanjian Bapa, Anak, dan Roh Kudus untuk menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Mereka digenapi. Terkandung dalam persembahan ini adalah penyediaan untuk pendamaian.

Pendamaian menjadi perlu ketika umat manusia, akibat dosa, terpisah dari Elohim dan dijatuhi hukuman kematian kekal. Kej 2:17. Mari kita perjelas, tidak ada yang dapat dilakukan seseorang sehubungan dengan dosanya untuk meredakan penghakiman Elohim atau membuat-Nya berkenan kepadanya. Sebaliknya, dalam kemurahan-Nya, Elohim menetapkan Anak-Nya, Yesus Kristus, sebagai pendamaian untuk membinasakan dosa dan maut, serta untuk memulihkan umat manusia kepada Dia sendiri dan kepada tujuan-Nya bagi mereka. Rm 3:25. Tujuan ini adalah agar anak-anak manusia dilahirkan dari hidup ilahi Elohim dan dibawa ke dalam kemuliaan menurut gambar dan rupa Bapa, Anak, dan Roh Kudus. Kej 1:26.

Untuk memahami pekerjaan pendamaian yang sejati, kita harus terlebih dahulu mempertimbangkan permulaan dari penghakiman Elohim. Penghakiman Elohim pertama kali dipicu oleh kejatuhan Lusifer dan para malaikatnya. Elohim menciptakan para malaikat sempurna dan lengkap untuk pekerjaan pelayanan yang telah Dia tetapkan bagi mereka. Yeh 28:15. Mereka dipanggil untuk taat kepada Elohim, diutus oleh-Nya sebagai roh-roh pelayan untuk melayani para ahli waris keselamatan. Ibr 1:4. Nama Tuhan ada di dalam para malaikat, dan mereka telah diberi keperkasaan serta kuasa yang besar untuk memenuhi mandat yang merupakan bagian dari ruang lingkup pelayanan yang telah ditetapkan bagi mereka.

Hal penting untuk diperhatikan, pekerjaan-pekerjaan yang berkaitan dengan mandat para malaikat tidak dituliskan oleh Tuhan bagi mereka; Tuhan menghargai inisiatif mereka sebagai makhluk rohani dalam lingkup pelayanan mereka. Oleh karena itu, hal yang esensial dalam penciptaan mereka adalah pilihan untuk melayani dalam ketaatan kepada Elohim. Akan tetapi, jika seorang malaikat menyimpang dari kedudukannya, dia tidak dapat ditebus atau dipulihkan. Artinya, pada hari ketika para malaikat itu berbuat dosa, kebinasaan kekal mereka telah ditetapkan dan tidak dapat dibatalkan. 2Ptr 2:4. Yud 1:6.

Pembelajaran : Ibrani 1

Referensi :

Kej 2:17
Tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati.

Rm 3:25
Kristus Yesus telah ditentukan Elohim menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya.

Kej 1:26
Berfirmanlah Elohim: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."

Yeh 28:15
Engkau tak bercela di dalam tingkah lakumu sejak hari penciptaanmu sampai terdapat kecurangan padamu.

Ibr 1:4
Jauh lebih tinggi dari pada malaikat-malaikat, sama seperti nama yang dikaruniakan kepada-Nya jauh lebih indah dari pada nama mereka.

2Ptr 2:4
Sebab jikalau Elohim tidak menyayangkan malaikat-malaikat yang berbuat dosa tetapi melemparkan mereka ke dalam neraka dan dengan demikian menyerahkannya ke dalam gua-gua yang gelap untuk menyimpan mereka sampai hari penghakiman.

Yud 1:6
Dan bahwa Ia menahan malaikat-malaikat yang tidak taat pada batas-batas kekuasaan mereka, tetapi yang meninggalkan tempat kediaman mereka, dengan belenggu abadi di dalam dunia kekelaman sampai penghakiman pada hari besar.

Berlangganan

Renungan Harian
Silahkan isi nama lengkap dan alamat email untuk mendapatkan renungan harian dalam bahasa indonesia.
 Renungan Bulan Ini
 Renungan Bulan Lalu