Kemarahan Kristus terhadap ketidakpercayaan mereka
Kamis, 23 April 2026
Ketika Marta ditanya langsung oleh Yesus, dia tidak mengakui imannya bahwa Yesus adalah kebangkitan dan hidup. Sebaliknya, dia menangkis pertanyaan-Nya dengan menyatakan keyakinannya bahwa Dia adalah Anak Elohim yang telah datang ke dunia. Dia kemudian minta diri dari percakapan dengan Yesus. Dia pun pergi dan diam-diam memanggil saudarinya, sambil berkata, ‘Guru ada di sana dan Ia memanggil engkau’. Yoh 11:28. Tindakan Marta bersifat manipulatif karena dia tahu bahwa ekspektasi Maria terhadap Kristus mencerminkan ekspektasinya sendiri. Memang, ketika Maria tiba di tempat di mana Yesus berbicara dengan Marta, dia tersungkur di depan kaki-Nya dan berkata kepada-Nya, ‘Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati.’ Yoh 11:32. Ini adalah kata-kata yang sama yang sebelumnya diucapkan Marta kepada Kristus.
Ketika Yesus mendengar kata-kata ini dan menyaksikan dia menangis, Yohanes mencatat, ‘maka masygullah hati-Nya. Ia sangat terharu (terj. Bhs. Ing. ‘He groaned in the Spirit and was troubled’ artinya ‘Dia mengerang dalam Roh dan gelisah’)’. Yoh 11:33. Terjemahan ini tidak cukup mencerminkan natur dari respons Kristus. Dia sangat marah, dan benar-benar bergetar dengan kemarahan, karena ketidakpercayaan Maria. Ketika Dia tiba di kubur, Yesus memberikan respons yang sama kepada orang-orang Yahudi yang berkata, ‘Ia yang memelekkan mata orang buta, tidak sanggupkah Ia bertindak, sehingga orang ini tidak mati?’ Yoh 11:37-38.
Bahkan setelah Kristus menyatakan bahwa Dia adalah kebangkitan dan hidup, Marta enggan memindahkan batu itu dari pintu masuk kubur karena kemungkinan bau busuk mayat yang sudah empat hari. Respons Kristus terhadap Marta menunjukkan bahwa ketidakpercayaan mereka mengenai hidup kebangkitan dalam kefanaan, dan sehubungan dengan rumah mereka, adalah sumber kemarahan-Nya. Ketidakpercayaan mereka, dan kekerasan hati mereka, menghalangi hidup kebangkitan bagi saudara mereka. Jawab Yesus kepada Marta, ‘Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Elohim?’ Yoh 11:40. Jelas, mereka belum menjadi orang-orang percaya!
Referensi :
Dan sesudah berkata demikian ia pergi memanggil saudaranya Maria dan berbisik kepadanya: "Guru ada di sana dan Ia memanggil engkau."
Yoh 11:32-33
32 Setibanya Maria di tempat Yesus berada dan melihat Dia, tersungkurlah ia di depan kaki-Nya dan berkata kepada-Nya: "Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati." 33 Ketika Yesus melihat Maria menangis dan juga orang-orang Yahudi yang datang bersama-sama dia, maka masygullah hati-Nya. Ia sangat terharu dan berkata:
Yoh 11:37-38
37 Tetapi beberapa orang di antaranya berkata: "Ia yang memelekkan mata orang buta, tidak sanggupkah Ia bertindak, sehingga orang ini tidak mati?" 38 Maka masygullah pula hati Yesus, lalu Ia pergi ke kubur itu. Kubur itu adalah sebuah gua yang ditutup dengan batu.
Yoh 11:40
Jawab Yesus: "Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Elohim?"
