Syafaat dan sakit bersalin gereja

Rabu, 12 Agustus 2026

Menyatakan pelayanan mezbah ukupan, gereja adalah tempat di mana kita bersatu dengan syafaat dan sakit bersalin Kristus. Ketika rasul Petrus ditangkap dan dipenjarakan, banyak orang dari gereja berkumpul di rumah Maria untuk berdoa baginya. Persekutuan doa syafaat di antara orang-orang kudus ini merupakan ekspresi dari mezbah ukupan sejati. Pada musim ini, selama pemerintahan kerajaan dunia ketujuh, Roh Kudus telah menekankan bahwa ada sakit bersalin unik bagi gereja-gereja kaki dian Kristus untuk melahirkan administrasi anak laki-laki yang sesuai untuk kegenapan waktu.

Administrasi anak laki-laki ini digambarkan oleh rasul Yohanes dalam kitab Wahyu pasal 4 dan 5. Yohanes melihat Bapa duduk di takhta-Nya sendiri di tengah-tengah Yerusalem sorgawi di puncak Gunung Sion dengan dua puluh empat tua-tua yang duduk di takhta-takhta di sekeliling takhta-Nya. Why 4:2-4. Kedua puluh empat tua-tua ini menggambarkan satu presbiteri sedunia yang akan menjalankan pemerintahan Kristus atas bangsa-bangsa di akhir zaman. Kedua puluh empat takhta itu termasuk dalam administrasi takhta Daud. Luk 1:32. Kis 2:29-30.

Di dalam tabernakel Musa, tabut perjanjian merupakan rangkuman keseluruhan dari semua perabot di dalam tabernakel. Tabut perjanjian adalah simbol takhta Anak Elohim. Di zaman kita sekarang, Yesus Kristus duduk di atas takhta hakiki-Nya sendiri di sebelah kanan Elohim. Berbeda dengan posisi kaki dian dalam tabernakel zaman dahulu, administrasi kaki dian dalam bait suci yang sejati berdiri di hadapan takhta Yahweh Anak. Itu menyatakan Dia yang duduk di atas takhta. Kemuliaan Elohim yang bersinar di wajah Kristus dinyatakan melalui administrasi kaki dian yang ada dalam tangan kanan-Nya.

Pembelajaran : Wahyu 12

Referensi :

Why 4:2-4
2 Segera aku dikuasai oleh Roh dan lihatlah, sebuah takhta terdiri di sorga, dan di takhta itu duduk Seorang. 3 Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis; dan suatu pelangi melingkungi takhta itu gilang-gemilang bagaikan zamrud rupanya. 4 Dan sekeliling takhta itu ada dua puluh empat takhta, dan di takhta-takhta itu duduk dua puluh empat tua-tua, yang memakai pakaian putih dan mahkota emas di kepala mereka.

Luk 1:32
Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Elohim Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Elohim akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya.

Kis 2:29-30
29 Saudara-saudara, aku boleh berkata-kata dengan terus terang kepadamu tentang Daud, bapa bangsa kita. Ia telah mati dan dikubur, dan kuburannya masih ada pada kita sampai hari ini. 30 Tetapi ia adalah seorang nabi dan ia tahu, bahwa Elohim telah berjanji kepadanya dengan mengangkat sumpah, bahwa Ia akan mendudukkan seorang dari keturunan Daud sendiri di atas takhtanya.

Berlangganan

Renungan Harian
Silahkan isi nama lengkap dan alamat email untuk mendapatkan renungan harian dalam bahasa indonesia.
 Renungan Bulan Ini
 Renungan Bulan Lalu