Kesaksian dari seorang perempuan yang saleh
Selasa, 13 Januari 2026
Rasul Paulus juga membahas perilaku perempuan Kristen di dalam rumah mereka dan di dalam gereja. Baik mereka yang menikah maupun tidak, dia mengatakan bahwa perilaku mereka haruslah pantas, menunjukkan bahwa mereka adalah perempuan yang menyatakan kesalehan dengan, dan melalui, pekerjaan-pekerjaan baik. 1Tim 2:10. Hal yang penting, Paulus tidak mengizinkan perempuan untuk mengajar atau memiliki otoritas atas laki-laki. Arahan ini berlaku untuk perilaku seorang perempuan di dalam gereja, serta perilaku seorang istri di dalam rumahnya. Dengan cara yang sama Petrus mengarahkan seorang istri untuk berperilaku ‘tanpa perkataan’, Paulus menginstruksikan perempuan untuk ‘berdiam diri’. 1Tim 2:12.
‘Berdiam diri’ bukan berarti seorang perempuan tidak berkata apa-apa di dalam rumah; atau bahwa dia terlihat tetapi tidak didengar. Melainkan, ini berarti dia tidak boleh merebut otoritas yang diberikan Elohim kepada suaminya di dalam rumah dengan lancang menginstruksikan suaminya tentang apa yang seharusnya, atau tidak seharusnya, suaminya lakukan sebagai suami dan ayah. Seperti yang Petrus katakan, hal ini berlaku baik yang suaminya taat pada firman maupun yang tidak.
Ketika seorang perempuan berperilaku dalam kesalehan, dia memiliki ekspresi karakter mulia dan sangat penting yang melimpah dalam kesaksian kepada orang lain. Sebagaimana raja Salomo nyatakan, ‘Ia membuka mulutnya dengan hikmat, pengajaran yang lemah lembut ada di lidahnya. … Berilah kepadanya bagian dari hasil tangannya, biarlah perbuatannya memuji dia di pintu-pintu gerbang!’ Ams 31:26,31. Komunikasi ini tidak didasarkan pada persepsinya tentang yang baik dan yang jahat, yang bersumber dari hukumnya sendiri. Sebaliknya, komunikasi ini merupakan ekspresi dari kecantikan yang tidak terkorupsi dari roh yang lemah lembut dan tenteram, yang bersumber dari benih yang tidak terkorupsi dari hidup ilahi Elohim. 1Ptr 3:4. 1Ptr 1:23.
Referensi :
Tetapi hendaklah ia berdandan dengan perbuatan baik, seperti yang layak bagi perempuan yang beribadah.
1Tim 2:12
Aku tidak mengizinkan perempuan mengajar dan juga tidak mengizinkannya memerintah laki-laki; hendaklah ia berdiam diri.
Ams 31:26,31
26 Ia membuka mulutnya dengan hikmat, pengajaran yang lemah lembut ada di lidahnya. 31 Berilah kepadanya bagian dari hasil tangannya, biarlah perbuatannya memuji dia di pintu-pintu gerbang!
1Ptr 3:4
Tetapi perhiasanmu ialah manusia batiniah yang tersembunyi dengan perhiasan yang tidak binasa yang berasal dari roh yang lemah lembut dan tenteram, yang sangat berharga di mata Elohim.
1Ptr 1:23
Karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, oleh firman Elohim, yang hidup dan yang kekal.
