Pelayanan perempuan yang saleh dalam rumah
Selasa, 28 April 2026
Seorang perempuan dapat menemukan kelepasan dari tuntutan-tuntutan dan ekspektasi-ekspektasi kedagingannya terhadap sang Manusia, Kristus, sehubungan dengan kehidupan dan rumahnya. Hal ini terjadi ketika firman mengkonfrontasi ekspektasi-ekspektasi ini, mengiluminasi kepadanya akan kebangkitan Kristus, dan kemudian melayani kepada dia dan rumahnya, exanastasis dari Kristus. Seperti Maria, dan istri Simon si kusta, seorang perempuan yang telah diiluminasi dengan cara ini akan tunduk kepada kekepalaan Kristus, mengakui rajani dan keimamatan-Nya. Dia akan belajar ketaatannya dari Kristus, yang termasuk bagaimana menjadi ‘berasal dari suaminya’ sebagai orang yang ‘dengan perbuatan baik, seperti yang layak bagi perempuan yang beribadah (terj. Bhs. Ing. ‘professing godliness, with good works’ artinya ‘menyatakan kesalehan, dengan pekerjaan-pekerjaan baik’)’. 1Kor 11:8. 1Tim 2:10.
Dengan diteguhkan dalam aturan kekepalaan di bawah Bapa dalam pernikahannya, dan Anak dalam rumahnya, seorang perempuan akan termotivasi dan mampu membasuh kaki orang-orang dalam rumahnya. Secara kiasan, dia juga akan mengurapi mereka dengan minyak wangi untuk partisipasi pengudusan mereka dalam perjalanan persembahan dan penderitaan bersama Kristus, yang melaluinya Elohim dimuliakan. Ini adalah pelayanan ketujuh Roh Tuhan dalam aturan kekepalaan.
Sehari setelah pengurapan-Nya oleh Maria, Yesus memasuki Yerusalem sebagai Raja dengan menunggangi seekor keledai. Yoh 12:12-15. Patut diperhatikan bahwa orang-orang yang bersama Kristus ketika Dia memanggil Lazarus keluar dari kuburnya, menyatakan bahwa Dia adalah kebangkitan dan hidup, memberikan kesaksian tentang rajani-Nya. Kesaksian mereka menjadi alasan bagi respons orang banyak. Yoh 12:17-18. Masuknya Yesus ke Yerusalem sebagai Raja merupakan penggenapan firman nubuatan Zakharia, yang menulis, ‘Bersorak-soraklah dengan nyaring, hai puteri Sion, bersorak-sorailah, hai puteri Yerusalem! [Menyimbolkan ekspresi perempuan terpilih, yang terdiri dari jaringan rumah-rumah yang layak dalam suatu wilayah.] Lihat, Rajamu datang kepadamu; ia adil dan jaya. Ia lemah lembut dan mengendarai seekor keledai, seekor keledai beban yang muda.’ Za 9:9.
Referensi :
Sebab laki-laki tidak berasal dari perempuan, tetapi perempuan berasal dari laki-laki.
1Tim 2:10
Tetapi hendaklah ia berdandan dengan perbuatan baik, seperti yang layak bagi perempuan yang beribadah.
Yoh 12:12-15
12 Keesokan harinya ketika orang banyak yang datang merayakan pesta mendengar, bahwa Yesus sedang di tengah jalan menuju Yerusalem, 13 mereka mengambil daun-daun palem, dan pergi menyongsong Dia sambil berseru-seru: "Hosana! Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan, Raja Israel!" 14 Yesus menemukan seekor keledai muda lalu Ia naik ke atasnya, seperti ada tertulis: 15 "Jangan takut, hai puteri Sion, lihatlah, Rajamu datang, duduk di atas seekor anak keledai."
Yoh 12:17-18
17 Orang banyak yang bersama-sama dengan Dia ketika Ia memanggil Lazarus keluar dari kubur dan membangkitkannya dari antara orang mati, memberi kesaksian tentang Dia. 18 Sebab itu orang banyak itu pergi menyongsong Dia, karena mereka mendengar, bahwa Ia yang membuat mujizat itu.
Za 9:9
Bersorak-soraklah dengan nyaring, hai puteri Sion, bersorak-sorailah, hai puteri Yerusalem! Lihat, rajamu datang kepadamu; ia adil dan jaya. Ia lemah lembut dan mengendarai seekor keledai, seekor keledai beban yang muda.
