Keagungan Kristus sang Raja
Kamis, 5 Februari 2026
Dalam pembahasan kita tentang langkah-langkah keselamatan, kita telah memahami bahwa Anak menyatakan diri-Nya kepada orang percaya. Menyoroti pertemuan ini, Yesus berkata, ‘Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Akupun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya.’ Yoh 14:21.
Kristus menyatakan diri-Nya kepada kita sebagai Tuhan dan Raja. Menggambarkan natur dari interaksi ini dan respons yang diminta dari pertemuan ini, Yesus mengatakan, ‘Atau, raja manakah yang kalau mau pergi berperang melawan raja lain tidak duduk dahulu untuk mempertimbangkan, apakah dengan sepuluh ribu orang ia sanggup menghadapi lawan yang mendatanginya dengan dua puluh ribu orang? Jikalau tidak, ia akan mengirim utusan selama musuh itu masih jauh untuk menanyakan syarat-syarat perdamaian. Demikian pulalah tiap-tiap orang di antara kamu, yang tidak melepaskan dirinya dari segala miliknya, tidak dapat menjadi murid-Ku.’ Luk 14:31-33.
Karena Kejatuhan, seluruh umat manusia menjadi suatu kerajaan kegelapan di bawah pemerintahan Iblis. Karena dosa kita, kita menjadi seteru/musuh Elohim. Yesus Kristus datang ke dalam dunia sebagai Raja dari kerajaan lain, yang bukan berasal dari dunia ini. Yoh 18:33-37. Kita semua harus memperhatikan instruksi Yesus untuk mengirim ‘utusan/delegasi’ untuk menanyakan ‘syarat-syarat perdamaian’. ‘Syarat-syarat’-Nya, yang Dia beritahukan kepada kita melalui para utusan-Nya, adalah bahwa kita harus menjadi budak kebenaran atau kita akan mati dalam dosa-dosa kita. Bahkan, inilah implikasi dari injil damai sejahtera, yang dilayani melalui pelayanan Elia – semua daging akan dihakimi dan binasa, tetapi firman Tuhan, yang kepadanya kita sedang diserahkan sebagai budak-budak, tetap untuk selamanya. 1Ptr 1:24-25. Yes 40:6-8.
Referensi :
Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Akupun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya.
Luk 14:31-33
31 Atau, raja manakah yang kalau mau pergi berperang melawan raja lain tidak duduk dahulu untuk mempertimbangkan, apakah dengan sepuluh ribu orang ia sanggup menghadapi lawan yang mendatanginya dengan dua puluh ribu orang? 32 Jikalau tidak, ia akan mengirim utusan selama musuh itu masih jauh untuk menanyakan syarat-syarat perdamaian. 33 Demikian pulalah tiap-tiap orang di antara kamu, yang tidak melepaskan dirinya dari segala miliknya, tidak dapat menjadi murid-Ku.
Yoh 18:33-37
33 Maka kembalilah Pilatus ke dalam gedung pengadilan, lalu memanggil Yesus dan bertanya kepada-Nya: "Engkau inikah raja orang Yahudi?" 34 Jawab Yesus: "Apakah engkau katakan hal itu dari hatimu sendiri, atau adakah orang lain yang mengatakannya kepadamu tentang Aku?" 35 Kata Pilatus: "Apakah aku seorang Yahudi? Bangsa-Mu sendiri dan imam-imam kepala yang telah menyerahkan Engkau kepadaku; apakah yang telah Engkau perbuat?" 36 Jawab Yesus: "Kerajaan-Ku bukan dari dunia ini; jika Kerajaan-Ku dari dunia ini, pasti hamba-hamba-Ku telah melawan, supaya Aku jangan diserahkan kepada orang Yahudi, akan tetapi Kerajaan-Ku bukan dari sini." 37 Maka kata Pilatus kepada-Nya: "Jadi Engkau adalah raja?" Jawab Yesus: "Engkau mengatakan, bahwa Aku adalah raja. Untuk itulah Aku lahir dan untuk itulah Aku datang ke dalam dunia ini, supaya Aku memberi kesaksian tentang kebenaran; setiap orang yang berasal dari kebenaran mendengarkan suara-Ku."
1Ptr 1:24-25
24 Sebab: "Semua yang hidup adalah seperti rumput dan segala kemuliaannya seperti bunga rumput, rumput menjadi kering, dan bunga gugur, 25 tetapi firman Tuhan tetap untuk selama-lamanya." Inilah firman yang disampaikan Injil kepada kamu.
Yes 40:6-8
6 Ada suara yang berkata: "Berserulah!" Jawabku: "Apakah yang harus kuserukan?" "Seluruh umat manusia adalah seperti rumput dan semua semaraknya seperti bunga di padang. 7 Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu, apabila TUHAN menghembusnya dengan nafas-Nya. Sesungguhnyalah bangsa itu seperti rumput. 8 Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu, tetapi firman Elohim kita tetap untuk selama-lamanya."
