Kelemahan daging manusia kita

Senin, 31 Agustus 2026

Implikasi paling mendasar dari kelemahan daging manusia kita, yang kita warisi dari kejatuhan umat manusia, adalah di mana kita berpikir bahwa kita memahami motivasi-motivasi kita sendiri. Ini adalah delusi yang lancang. Nabi Yeremia berkata, ‘Betapa liciknya hati, lebih licik dari pada segala sesuatu, hatinya sudah membatu: siapakah yang dapat mengetahuinya?’ Yer 17:9. Kenyataannya, pikiran dan maksud hati kita hanya dapat diketahui dalam terang firman, yang lebih tajam daripada pedang bermata dua mana pun dan yang menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh. Ibr 4:12.

Fokus para gembala, yang berada di tengah-tengah kawanan domba, adalah memproklamirkan bahwa Anak Elohim telah datang untuk memberi kita pengertian agar kita dapat mengenal Dia yang benar dan dengan demikian mengenal apa yang benar. 1Yoh 5:20. Para anggota presbiteri harus mengenal apa yang benar karena mereka diteguhkan bersama-sama di dalam Kristus oleh satu Roh. Kapasitas untuk kesatuan ini adalah milik, dan diberikan oleh, ‘Roh Kebenaran’. Yoh 15:26. Yoh 16:13.

Firman Anak, yang diproklamirkan oleh Roh Kudus, melalui pelayanan para utusan-gembala, menerobos hati kita. Hal itu memampukan kita untuk bertemu Kristus mata dengan mata dan hati dengan hati, yang menyingkapkan pikiran dan maksud hati kita. Paulus menyatakan, ‘Dan tidak ada suatu makhlukpun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab’. Ibr 4:13.

Saat kita tetap memusatkan pandangan pada Kristus dalam terang firman, kita memperoleh pengertian akan dampak yang kita timbulkan pada orang lain, sehingga kita dapat menemukan pertobatan melalui pengakuan. Melalui pertobatan dan iman sebagai respons terhadap firman ini, kita dipanggil untuk diperdamaikan dengan nama kita sebagai anak Elohim dalam persekutuan Yahweh, dan untuk diperdamaikan dengan orang-orang yang terkena dampak akibat sikap/tindakan kita yang mementingkan diri sendiri.  

Pembelajaran : Ibrani 4

Referensi :

Yer 17:9
Betapa liciknya hati, lebih licik dari pada segala sesuatu, hatinya sudah membatu: siapakah yang dapat mengetahuinya?

Ibr 4:12
Sebab firman Elohim hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua mana pun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita. '

1Yoh 5:20
Akan tetapi kita tahu, bahwa Anak Elohim telah datang dan telah mengaruniakan pengertian kepada kita, supaya kita mengenal Yang Benar; dan kita ada di dalam Yang Benar, di dalam Anak-Nya Yesus Kristus. Dia adalah Elohim yang benar dan hidup yang kekal.

Yoh 15:26
Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku.

Yoh 16:13
Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.

Ibr 4:13
Dan tidak ada suatu makhlukpun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab.

Berlangganan

Renungan Harian
Silahkan isi nama lengkap dan alamat email untuk mendapatkan renungan harian dalam bahasa indonesia.
 Renungan Bulan Ini
 Renungan Bulan Lalu